Sabtu, 14 April 2012

A TOUCH OF GREEK (OUT OF OLYMPUS #1) (Tina Folsom)



Terus terang, semenjak saya membaca serial Percy Jackson, saya jadi haus dengan kisah2 seputar dewa2 Yunani. Meski kemudian beberapa novel atau film yang saya temukan setelah menyelesaikan serial Percy Jackson, tidak ada yang sebagus dan ‘sebersih’ serial karangan Rick Riordan ini. Memang sih, novel yang dilakoni remaja ini memang konsumsi remaja alias teenlit. Karena itu, ketika saya membaca review pendek kisah dewa2 tulisan Tina Folsom ini, saya jadi tertarik. Bagaimana ya, kisah2 dewa2 dari kacamata Tina Folsom dengan genre adult ini??

Ternyata oh, ternyata, disini terjawab mengapa dalam kisah Percy Jackson para dewa bisa mempunyai anak2 setengah dewa alias demigods di setiap sudut negeri. Ternyata, para dewa ini hobi mengintip, mengincar, dan tentu saja ‘mendekati’ secara seksual para manusia incaran mereka. Tak heran, para demigods tercecer dimana mana.


Triton, putra Poseidon sang dewa laut, doyan banget seducing both mortals and immortals (goddess), termasuk goddess yang sedang ‘dekat’ dengan dewanya para dewa, Zeus. (ini sih stupid doesn’t play bener, -- goblok bukan main). Hasilnya, Triton terusir dari kayangan, turun ke bumi. Dia bisa kembali jika ada seorang wanita yang bisa mencintainya tanpa melihat fisiknya.

Sophie, wanita cantik, mandiri, hidup sendiri setelah kematian bibinya sering mendapat terror dari sepupunya yang mengincar harta kekayaan ibunya yang jatuh ke tangan Sophie. Si tokoh antagonis ini memang hgidup tak beraturan hingga mamanya sendiripun tak sudi memberinya warisan. Berbagai terror dilakukan untuk mencelakakan Sophie. Hingga suatu hari usahanya berhasil, meski tidak sukses benar, karena hanya membuat Sophie terjatuh dari lantai atas dan membuatnya buta, selanjutnya, bisa ditebak kan, bagaimana Sophie akhirnya bisa mencintai Triton, yang aslinya memang ngguantheng. Tapi apalah wajah nggantheng di depan Sophie yang buta?

Perjalanan Triton tidak terlalu mulus dengan campur tangan usil Zeus yang berkolaborasi dengan Poseidon yang ingin ‘mendidik’ anaknya menjadi dewa yang baik dan benar. Peraturan semula diubah tanpa sepengetahuan Triton. Triton sudah merasa ia mendapat cinta tulus Sophie, tapi kenapa kekuatan dewanya belum kembali, sementara kota tempat mereka berada akan segera diserang badai besar?

Comments
Sepenjang novel yang tebalnya di bawah 200 lembar menurut ebook reader saya, pembaca disuguhi adegan2 erotis antara Triton dan Sophie. Rasanya panas dingin tiap berada di bagian mereka bersentuhan. Sedikit kejanggalan pada saat Sophie yang buta memperkerjakan Triton sebagai pekerja dari dinas social. Sophie memintanya untuk membantu berpakaian di kamar, dalam kondisi totally nude!!! Yang bener aja, kalo saja Triton itu bukan dewa yang sedang menyamar, let’s say, orang biasa, siapa yang tidak akan ‘arouse’ melihat tubuh mulus Sophie? Sepertinya Tina Folsom piawai membuat pembacanya (terutama pria mungkin) dag dig dug dengan detil kata2nya seputar ‘itu’. 



Sedikit nilai positif dari kisah pertama Out of Olympus ini adalah bertobatnya dewa mabuk s*x Triton meski saya ngga gitu yakin, karena kesannya endingnya di buat so sweet. Masalah posisi dewa Triton dengan tugas2nya juga terkesan gampang banget solusinya. Hah!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar