Jumat, 13 April 2012

The Vampire Stalker (Allison van Diepen)


Siapakah karakter novel yang ingin anda temui di kehidupan nyata? Jawab saya: Ngga ada.
Siapakah tokoh karakter film yang pengen anda temui di kehidupan nyata? Jawab saya: MERLIN dari serial Nerlin produksi BBC.

Bagaimana rasanya bertemu dengan tokoh karakter pujaan anda yang hanya ada di novel atau komik yang sedang anda baca? Speechless pasti apalagi jika anda juga tergila-gila dengan tokoh tersebut. Amy Hawthorne sangat berunting bertemu dengan tokoh rekaan Elizabeth Howard dalam novel fantasy fantantis Otherworld. Sebelumnya, Amy hanyalah gadis belasan tahun biasa, yang menjalani kehidupannya sebagai teenage bersama dua sahabatnya. Katie dan Luisa. Mereka bertiga termasuk book freak terhadap novel karangan Elizabeth Howard. Kehidupan teenage-nya berubah drastic setelah Amy bertemu dengan Alexander Banks, yang ternyata adalah lakon idamannya dalam novel yang bercerita seputar vampire hunter itu. Kehidupannya menjadi semakin rumit karena ternyata Vigo Skaar, sang vampire yang dikejar2 oleh Alexander juga ikut hadir di Chicago masa kini.

Rupanya kedua tokoh dalam novel tersebut secara tidak sengaja melewati portal yang membatasi dua dunia, antara Chicago ratusan tahun lalu, dengan Chicago masa kini lengkap dengan kemodernannya. Amy yang sempat diserang Vigo, diselamatkan oleh Alexander, tokoh pujaannya. Keduannya pun menjadi akrab, dan….tentu saja berkembang menjadi rasa tertarik satu sama lain,.

Plot utama novel ini ada pada kejar2-an antara si vampire dan si hunter. Dan tentu saja perkembangan perasaan antara dua insan yang sama sama berasal dari Chicago. Kekonyolan juga membumbui novel ini pada bagan Alexander yang sering ternganga dengan kecanggihan Chicago yang sekarang, dan betapa banyak orang yang berkeliaran di malam hari untuk bersenang senang di club, tanpa ada rasa khawatir akan serangan vampire

Di ujung cerita, bisa ditebak, pertarungan sengit antara vampire dan vampire hunter, dengan ‘bantuan’ amy yang kadang malah sedikit mengacaukan pertarungan. Hanya ada satu saja yang b oleh bertahan hidup diantara dua. Sementara pintu portal segera menutup.

Comments:
Ketika saya membaca novel ini, saya teringat dengan kisah Bed Time Stories, dimana para karakter di novel tiba2 hidup, begitu juga dengan Ink Heart. Kebengongan Alexander pada gadget juga mengingatkan saya pada film Kate and Leopold yang dibintangi Meg Ryan. Over all, ide cerita tidak begitu baru. Satu hal yang saya suka adalah jalan cerita yang ringan, konflik yang tak begitu rumit, saking ringannya hingga saya bisa menebak akhir cerita, atau terkadang mengharap ada twist sadis yang mengejutkan, misalkan ketika Hannah, vampire wanita adik Vigo dan James yang tiba2 juga muncul di Chicago masa kini. Ada sedikit harapan si penulis bakal menambah konflik, ternyata harapan saya kosong belaka. Recommended buat anda yang suka baca seputar vampire dan clean romance yang happy ending. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar