Selasa, 05 Juni 2012

Antara Buku, Ebook dan Software


Sebenarnya saya sudah menulis tentang ini beberapa waktu lalu, dan sudah saya unggah di blog sebelah. Saya ingin meng-copy paste, tapi apa daya, ternyata butuh editing sana sini. Baiklah, saya tulis ulang sajalah. 

Begini, membaca sudah menjadi kebiasaan di keluarga saya sejak kecil. Mulai jaman saya SD, bapak saya berlangganan 3 majalah anak2 sekaligus: Bobo, Tomtom dan Ananda, serta seri Hans Chrstian Anderson dan tumpukan cerita silat. Menjelang SMP, saya sudah mulai membaca serial Lima Sekawan, hasil pinjaman kakak saya di perpustakaan sekolahnya. Pada waktu itu, teman2 saya sedang terjangkiti membaca majalah Anita Cemerlang, majalah full short stories. Saya? Tak terlalu bergeming dengan selera novel petualangan karya Enid Blyton ini. Menjelang SMA, bapak saya malah menghentikan semua majalah. Akses yang saya dapatkan hanya majalah pinjaman dari rekan kantor bapak saya, HAI (kasian ya, modal minjem doing) plus cari loakan majalah jika ada artikel boyband idola saya ada di majalah. Boyband idola waktu itu adalah Duran Duran (ketahuan umur saya nih) hahahaha.

Setelah saya bekerja, kebiasaan membeli buku ini tidak terlalu menjadi rutinitas. Saya masih terus membiasakan diri meminjam sana sini. Sesekali membeli novel itupun dengan setengah hati karena penyakit rayap di rumah saya. Akhirnya, saya pun mempunyai solusi bagus untuk minat membaca saya yang kadang naik tinggi dan turun drastic ini wkwkwk…

Ebook

Semenjak saya memiliki hape sedikit canggih, seperti sony ericsson K750i, saya mulai berkenalan dengan ebook. Sebenarnya sebelumnya ketika saya sempat memiliki PDA, saya sudah mulai gandrung mendonlot ebook. Semua ebook saya donlot berbentuk jar, untuk java support phone. Cukup banyak buku yang saya baca dengan media ini. Ayat2 Cinta, Ketika Cinta Bertasbih, cerita silat ngga jelas, dll. 

Bosen dengan jar format, saya mulai mempunyai hape baru, Nokia E63. Saya browse sana sini, ketemulah sofwer bernama mobi pocket reader. Dengan tampilan font kuecil kuecil, dan background putih menyilaukan, saya hanya mampu menuntaskan membaca novel sastra Sengsara Membawa Nikmat. Selanjutnya, saya beralih ke sony ericsson saya yang baru Elm (K750i saya sudah error keypadnya, karena terlalu sering scrolling selama membaca hahaha). Disinipun saya memasang mobi pocket untuk java support. Tampilannya cukup nyaman, background dan font yang bisa diganti ganti. Dan tamatlah serial Percy Jackson dengan sofwer inih… gileee…

Dan…manusia seperti saya selalu menemukan ketidakpuasan akan sofwer ini, dan mencari yang itu. Selera saya sudah mulai bertambah tinggi sekarang. Cieee… saya membeli ebook reader, Iriver Cover Story wifi EB05 buatan Korea. Dengan layar 6”, electronic ink yang tidak pedih di mata (kayak iklan shampoo baby ya), saya kembali menggila mengumpulkan ebook2 baru.


Puaskah saya? Ternyata tidak juga. Begitu saya memiliki Nokia C7 dengan basis symbian anna, saya kembali hunting sofwer ebook reader untuk hape baru ini. Ketemulah Albite reader, sofwer yang mendukung epub format. Masih kurang? Saya tanam lagi NSR reader yang mendukung pdf dan djvu format dengan background yang bisa diganti gelap. Padahal, you know what? Ebook reader saya yang buatan Korea itu sebenarnya mendukung format itu semua. Ngapaiiin juga ya saya repot hunting sana sini? Hihihi…
Seolah nafsu serakah saya belum terpuaskan juga. Saya berteman dengan teman2 goodreads yang baik hati dan tidak sombong, yang sangat kaya akan buku2, dan tak sayang membelanjakan uangnya untuk belanja buku, serta rajin mengikuti kuis2 giveaway. Maka, bertambahlah daftar panjang buku mark to read saya, dari mulai ebook hingga buku paperback. Entah sampai kapan, saya bakal menyelesaikan semua tumpukan buku pinjaman itu. *pilu, kelu*

NB: buat yang masih baru di dunia per- ebook-an, saya beri sedikit trik ya untuk membaca ebook di hape:
Java support:
·         jar format, converternya bisa dengan mjbookmaker. Google aj, pasti ada
·         foliant sofwer: support fb2 dan txt format.
·         Mobi pocket reader: saya dapat di 4shared dengan keyword mobi for java (keyword yang sangat maksa hahaha). Format ebooknya berbentuk mobi atau prc
Symbian anna:
·         Albite rader: epub format, convert secara onlne bisa ke www.2epub.com atau install calibre
·         NSR reader: pdf dan djvu format.
Android:
·         Aldiko reader: support epub
·         Go reader, support epub format dan support dictionary online (kata temen saya langsung ke google translate, selama ada pulsa hahaha)
Maaf, ngga bisa bantu buat hape  dengan OS blackberry. Ngga ada pengalaman sih hehehe…
Ket Gambar: dari google

8 komentar:

  1. ckckckc, ternyata ketahuan, lebih tua dari saya, makanya panggilannya kaka :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. SSSttt..... jangan kenceng2... *bekep mulut Tezar pake lendang* :)

      Hapus
  2. masih lebih menyukai buku cetak, suka gak tahan liat layar hape, apalagi kalo ukurannya mini

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha... ya karena ngga betah itu, jadi beli ebook reader Iriver cover story. Layar selebar buku, font bisa dibesarkan 4 kali zoom, plus ngga ada silau di mata, teknologi electronic ink (berusaha promosi buat beli e-reader) hehe

      Emang sih, lebih enak buku cetak, cuma ruang penyimpanan di rumah yang keroyokan sama rayap itu yang bikin masalah :D

      Hapus
  3. ak juga lebih suka buku cetak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahaha... Aku juga suka buku cetak, cuma lama2 kok mahal, jd ebook jadi pilihan hihihi...

      Hapus
  4. Nah iriver story itu belinya juga perlu uang banyak ☺

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihiya sih. Cuma lumayan juga buat baca ebook yg ngga rilis di indo, tinggal cari ato donlot ato minta ebooknya, dan ngga pedih di mata #kayashampobayiaja :D

      Hapus