Rabu, 31 Oktober 2012

Wishful Wednesday #3



Saatnya Wishful Wednesday! Yay...

Saatnya saya berandai-andai seseorang bakal buntelin salah satu WW saya ini. Ssttt... Postingan ini sekedar memudahkan my Secret Santa memilihkan gift saya nanti.   

WW saya kali ini masih seputar tanah tandus. Bukan. Bukan Afghanistan lagi melainkan tanah Tibet. Ini dia buku dambaan saya yang ketiga...

Selasa, 30 Oktober 2012

From Blog to Blog... Then BBI



Akhirnya ikut lagi posting bareng BBI…. Yay…

Dari obrolan para bajajer alias penumpang bajaj di group chat whatsapp, saya tahu bahwa tahun lalu posting bareng dalam rangka Hari Blogger National, para BBI-ers memposting sejarah mereka memulai berkenalan dengan dunia blogging. Because I just joined BBI April 2012, that’s why I missed the moment (kayak penting aja ngasih tahu kapan mulai blogging, hehehe). Baiklah, saya mulai sejarah singkat saya ber-blog ria.

From Friendster to Multiply

Pernah kenal dengan Friendster? Hahaha… Sooo yesterday ya. Pertengahan tahun 2000 an mungkin nama Friendster masih lumayan bergaung. Saya mulai punya akun FS ini sekitar tahun 2005. Selain memposting foto, saya juga mulai belajar menulis blog disana, termasuk menulis review buku. Yang saya ingat, satu buku yang saya review adalah Petir tulisan Dewi Lestari.

Tahun 2006, sekitar bulan February, saya quit dari dunia radio, dunia dimana saya mengasah kenggambusan saya, tanpa ketahuan identitas asli (sungguh nyaman bersembunyi di bawah nama samaran sekaligus tak terlihat secara fisik). Kehilangan dunia dimana saya bisa bicara senggambus-nggambusnya, saya beralih ke blog. Karena FS mulai sedikit collapsed, dan waktu itu saya baru saja  bergabung bersama komunitas lapanpuluhan yang hobi ‘pamer’ koleksi lagu jadul di multiply, maka dibuatlah akun multiply (bisa diintip di www.lilass1051.multiply.com, kalau belum digusur Stefan dan gangnya), for the sake of downloading those jadoel songs. Tetapi ternyata saya keterusan, saya mulai mengisi fitur blog dengan ratusan tulisan iseng, belum lagi postingan foto2, selalu tak ketinggalan saya tulis apa saja seputar foto yang saya unggah. Berlanjut dengan review2, mulai dari buku, film, gadget yang saya pakai hingga software. Komplit. Kayak gado gado. 

Rabu, 24 Oktober 2012

WISHFUL WEDNESDAY #2



Ini adalah yang kedua kalinya saya menulis Wishful Wednesday. Selain memang wishful books saya yang tidak banyak, saya selalu terlalu telat nyadar kalo hari sudah menginjak Rabu, sementara saya belum menulis apa apa hahaha..

Baiklah, saya tulis ya buku idaman saya, terutama untuk memudahkan para Secret Santa memberi hadiah pada saya nanti bulan November – December hahaha…

Garis Batas

Inilah buku idaman kedua saya setelah Going Solo. Jika Going Solo, saya masih ngawang2 untuk memilikinya, Garis Batas tulisan Agustinus Wibowo ini sebenarnya within reach. Tsaaahh… maksutnya, saya bisa pesan online di gilabuku.com yang memberi diskon 20 persen dari harganya 96 ribu, tapi mengingat to read saya dari pinjaman yang masih menumpuk, maka saya menangguhkan dulu hasrat belanja saya.
Garis Batas adalah buku kedua Agustinus seputar petualangannya di negara2 Asia Tengah. Saat ini saya tengah membaca Selimut Debu, petualangannya di Afghansitan dan negara2 sekitarnya. Segala ceritanya sering kali membuat saya mengelus dada: prihatin, iba, sekaligus terbeliak kaget akan kekayaan opium di Negara-perang-sepanjang-jaman ini. 

Dalam reviewnya, Garis Batas ini akan menceritakan petualangan Agustinus di negara2 mantan Russia yang sebagian besar berakhiran –tan; Tajikistan, Kirgizstan, Kazakhstan, Uzbekistan, Turkmenistan. Dalam Selimut Debu diceritakan betapa Tajikistan adalah Negara impian para Afghani, dimana peradaban sudah sangat maju dibandingkan Negara penuh khaak mereka. Para Afghani penasaran, Agustinus tak kalah penasaran, saya sebagai pembaca rasanya sudah mau melompati bab saja. Tapi rupanya, cerita seputar Tajikistan akan dituangkan dalam Garis Batas. Yaaaahh…. #kecewa.

So, what's your Wishful Wednesday? 

Bagi yang ingin ikutan meme yang diselenggarakan mbak Astrid ini lewat blognya, bisa dilakukan dengan cara:

  1. Silakan follow Blog Book To Share atau tambahkan di blogroll/ link blogmu 
  2. Buat posting mengenai buku-buku (boleh lebih dari 1) yang jadi inceran kalian minggu ini, mulai dari yang bakal segera dibeli, sampai yang paling mustahil dan hanya sebatas mimpi. Oya, sertakan juga alasan kenapa buku itu masuk dalam wishlist kalian ya! 
  3. Tinggalkan link postingan Wishful Wednesday kalian di Mr. Linky (klik saja tombol Mr. Linky di bagian bawah post). Kalau mau, silakan tambahkan button Wishful Wednesday di posting kalian.   
  4. Mari saling berkunjung ke sesama blogger yang sudah ikut share wishlistnya di hari Rabu =)

Rabu, 17 Oktober 2012

TOKYO ZODIAC MURDER (Soji Shimada)



Paperback, 360 pages
Published, June 28, 2012 by Gramedia Pustaka Utama
Rating: 3,5/ 5

Anak tiri selalu punya alasan untuk cemburu kepada anak kandung. Cemburu bisa berakhir dengan dendam. Dendam bisa berakhir dengan pembunuhan. Pembunuhan bisa beragam bentuk dari cara hingga motif pengalihan alibi pembunuhnya.

Tahun 1936, terjadi tragedy memilukan: seorang seniman dipukuli hingga tewas. Berderet kemudian kpembunuhan seluruh anggota keluarganya yang kesemuanya wanita. Si pembunuh meninggalkan catatan harian seputar Azoth, ‘manusia’ sempurna yang diciptakan oleh si pembunuh dengan cara ‘mengumpulkan’ potongan2 bagian tubuh dari masing2 mayat para gadis yang dibinih secara bersamaan. Semua anggota tubuh dari masing2 mayat mewakili zodiac masing2: Tokiko (Aries) –kepala hilang, Yukiko (Cancer)—dada hilang, Reiko (Virgo)—perut hilang, Akiko (Scorpio)—pinggul hilang, Nobuyo (Sagitarius)—paha hilang, Tomoko (Aquarius)—kaki hilang. Sadis? Sangat.