Minggu, 14 April 2013

Goddess Girls - Athena si Cerdas by Joan Holub and Suzanne Williams


Paperback, 170 pages
Published January 2013 by Atria
Rating 3/5

Siapa tak kenal Athena? Dewi Kebijaksanaan sekaligus Dewi Perang? Tapi siapa kenal Athena, dewi usia 12 tahun, teman-temannya dan sahabat2 baiknya?

Athena tak pernah menyangka bahwa dirinya yang tak bisa berbaur di sekolah Triton, sekolah manusia di Bumi, adalah karena ternyata dirinya adalah dewi, putri Raja Dewa-Dewi Olympus, Zeus. Selama ini ia hanya tau bahwa dia berbeda, karena kecerdasannya yang melebihi rata-rata manusia dikarenakan ia adalah Dewi. Begitu menerima undangan dari ayahnya untuk pindah sekolah ke Akademi Gunung Olympus, maka Athena memiliki harapan ia bakal mampu berbaur dengan para teman baru di sekolah barunya. Disana ia bertemu dengan Aphrodite, Artemis dan para anjingnya, dan Persephone. Tapi disini pula Athena bakal bertemu dengan her eternal enemy, Medusa, si rambut ular, dan cowok cakep tapi becek yang mulai naksir dia, Poseidon. Hahaha
.

Dalam mengejar ketertinggalannya, Athena berusaha keras untuk membuat ayahnya bangga; mengerjakan pe-er, mengikuti audisi pemandu sorak Goddess Girls, beradu taktik dalam kelas Mr. Cyclops dan ikut lomba Festival Penemuan, bersaing dengan Poseidon. Yang menjadi masalah adalah saking banyaknya ide Athena, hingga ia menciptakan badai ide di Bumi dan membuat Zeus marah. Padahal jika ia berhasil, dia mempunyai kesempatan mengenal ibunya lebih dekat dan mengajak sahabat Bumi nya, Pallas, jalan2 di sekolah barunya yang mengagumkan.

Comments:
Terus terang, saya harus 'membersihkan' ingatan saya akan novel fantasy Percy Jackson ketika membaca novel ini. Tapi ternyata kurang berhasil, karena ternyata penggambaran Riordan dan Holub tentang Zeus hampir sama, selengekan termasuk ketika ia menjadi kepala sekolah Akademi Gunung Olympus. Untuk beberapa Dewi lain, kurang lebih sama penggambarannya, yang sedikit berbeda adalah Persephone yang sebelumnya saya berpikir dia sedikit menyebalkan. Mungkin karena ini untuk konsumsi anak-anak, maka penulis  menggambarkan hitam putih karakter dengan mencolok. Saya pribadi lebih suka Persephone disini.
Novel ini sangat saya rekomendasikan untuk para orangtua atau guru untuk para murid atau anak-anak sebagai bacaan awal pengenalan mitologi Yunani. Font besar dan jumlah halaman yang dibawah 200 halaman akan membuat anak-anak ketagihan mengenal karakter lain di mitologi Yunani. 

9 komentar:

  1. buku ini baru ku giveaway-kan, tapi aku sendiri belum baca... >_<

    BalasHapus
    Balasan
    1. Oya! Jadi GA ya? Ini aku dapet dari penerbitserambi buat di review. Gratis. Alhamdulillah... Baru pertama kali ini :D

      Hapus
  2. Ughh... bukan ebooknya? #niat mo minta#

    bagus nih kayaknya, pengen baca ini juga...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ahh... Kebetulan aku juga punya ebooknya. Mau, rie? Kukirim sini. Emailmu aku lupa masih ada ngga ya di gmailku.

      Hapus
    2. rie_dominique@yahoo.co.id

      thanks sista :)

      Hapus
    3. Sent, ya, sist

      Happy reading ;)

      Hapus
  3. format ebuknya epup ya? please sent to rubahungu@gmail.com
    *nyamber aja lu pan* hahaha.

    BalasHapus
    Balasan
    1. PDF, paannn... Lu convert sndiri yaaa #usahadikityaa hahaha

      Hapus
  4. hahahahah ga kebayang ada klab pemandu sorak buat dewi dewi yg lagi sekolah :D kayaknya buku ini lucu walau baca reviewnya di awal juga udah mikir "ini percy jackson banget ga sih?"

    BalasHapus