Senin, 23 Februari 2015

Wonderstruck by Brian Selznick


Paperback 645 pages
Published November 2013 by Bentang Pustaka
Penerjemah: Marcalais Fransisca
Rating: 5/5

...... Akhirnya ia mengerti bahwa serigala itu tidak mengejarnya, tetapi membimbingnya, menuntunnya, melintasi salju, kepada ayahnya.

Gunflint Lake, Minnesota, June 1977.
Ben, baru saja ditinggal pergi ibunya yang meninggal karena kecelakaan lalu lintas kArena salju. Ben pun harus tinggal bersama paman, bibi dan sepupunya, Robby. Dari kecil, Ben telah menjadi tuli sebelah, dan kemudian kehilangan juga pendengaran yang satu karena kecelakaan telpon saat kilat menyambar. Ben tak pernah kenal siapa ayahnya, yang ia tahu, ibunya, Elaine adalah penjaga perpustakaan kota kecil Gunflint Lake, yang sangat mencintai danau dan pekerjaannya. Hari hari Ben dipenuhi dengan obrolannya dengan ibunya semasa hidup, tentang barang-barang kesukaan Ben, tengkorak binatang kecil, daun kering, batu meteorit, dll, yang semuanya ia masukkan ke dalam kotak museum kecilnya.

Setelah kematian ibunya, Ben menemukan kaleng kecil berisi uang dan sebuah buku berjudul Wonderstruck. Di dalamnya ia menemukan sebuah bookmark yang berisi pesan singkat dengan nama Daniel. Siapa Daniel? Apakah mungkin ia ayahnya? Tetapi ibunya sama sekali tak pernah menyebut nama itu, dan ia tinggal jauh sekali di New York.

Hoboken, New Jersey, 1927.
Seorang gadis, hampir seusia dengan Ben, terkungkung di sebuah rumah bagus dengan dinding dipenuhi poster-poster bintang cantik bernama Lilian Mayhem. Si gadis bahkan menyimpan scrapbook milik Lilian. Si gadis ini nampak tidak bahagia dengan kesendiriannya. Beberapa kali ia keluar rumah dengan cara memanjat jendela, pergi ke bioskop dimana ia menonton pertunjukan dengan bintang utama Lilian Mayhem. Suatu kali rahasia tentang siapa gadis dan hubungannya dengan sang bintang ini terkuak. Nama gadis itu Rose, yang akhirnya berhasil bertemu dengan Lilian yang ia panggil Mom. Oh, merananya Rose, si anak bintang popular yang harus hidup sendiri dengan buku petunjuk cara berkomunikasi dengan orang tuli. Ya, Rose ini adalah gadis tuli yang menurut ibunya sangat berbahaya berkeliaran di luar.

Ben akhirnya berhasil menjejakkan kakinya ke New York, mencari rahasia tentang siapa Daniel. Apa ada hubungan antara dirinya dengannya. Perjalanan ini penuh pengalaman mengejutkan yang akan mengungkapkan rahasia mimpi-mimpi tentang serigala, kecintaannya dengan museum dan barang-barang yang dianggap tak penting oleh sepupunya, dan masa lalu orangtuanya. Perkenalannya dengan Jamie, memberi tambahan warna pengalaman Ben yang mengasyikan.

Dituturkan dengan dua point of view sekaligus dua bahasa, yaitu tertulis dan bahasa gambar yang indah, karya Selznick ini sangat luarbiasa. Ben dikisahkan dalam bAhasa tulis, sementara Rose dalam bAhasa gambar yang dramatis. Lebih ringan dibandingkan Hugo Cabret, Wonderstruck membuat saya sangat ingin berkunjung ke American Museum of National History. Deskripsi tentang tata letaknya menawarkan gambaran indah sekaligus seram, benda-benda penuh sejarah menawarkan pengetahuan, diorama yang fantastis yang akan membawamu ke dunia dimana ia berasal, dan lagi, planetarium yang, woohhh, saya yang sangat minim pengetahuan tentang dunia perbintangan ini saja terpana dan sangat ingin berada di dalam planetarium ini. Miniatur New York yang digambarkan Rose, juga menawarkan tour kecil ke seluruh kota ini sekaligus rekam jejak keluarganya. Sangat dramatis. Membaca Ucapan Terima Kasih dari si penulis membuat saya lebih kagum. Selznick berhasil meramu kisah tentang rasa cinta pada museum sekaligus tentang budaya tuli. Dunia orang tuli ternyata tak sesenyap yang dibayangkan Ben, dan saya, tapi bisa saja ceria dan menyenangkan jika kau tau cara berkomunikasi.
 
Beberapa gambar yang indah di pandang mata :D
 

1 komentar: