Rabu, 25 Mei 2016

Memoir of Teenage Amnesiac by Gabrielle Zevin


Ebook, epub format 288 pages
Published August 21, 2007 by Farrar, Straus and Giroux
Rating 3, 5/5
Selalu ada alasan untuk membaca satu buku. Saya menemukan buku ini secara tidak sengaja ketika saya melihat deretan film-film yang dibintangi Ken'ichi Matsuyama, si pemeran L di Death Note movies. Iya, saya lagi kesengsem sama aktingnya, terus orangnya, terus kepo nyari beritanya. Mwahahaha..... Sakau dah.. Salah satu filmnya diangkat dari novel yang saya baca ini. Sayang, saya belum nemu filmnya tapi justru ebooknya gampang ditemukan. Jadi yah, saya baca dulu deh, sambil berharap bakal nemu filmnya.
Inti cerita berputar dari Naomi Porter setelah ia mengalami cedera di kepala yang mengakibatkan ia mengalami amnesia. Ia lupa segala kejadian yang terjadi selama 4 tahun terakhir. Jadi dia lupa siapa sahabatnya, pacarnya, kegiatan fotografi yang ia sukai, hingga ia lupa ayah ibunya tak lagi bersama. Ia hanya ingat bahwa dulu ia dan kedua orangtuanya sering melakukan perjalanan bersama, ibunya yang fotografer terkenal memadukan karyanya dengan ayahnya yang seorang penulis buku. How sweet it can be. Sayang, peristiwa ini tak bakal berulang dalam hidupnya. Dan ini yang kemudian menjadi ia sangat emosional, menolak ibunya yang ternyata telah berkeluarga, dan ayahnya yang tengah berkencan dengan seseorang. Kondisi sekolah dan kehidupan pribadinya tak kalah ruwet. Dia lupa bagaimana ia dulu bisa tertarik dengan Ace, si pacar yang jago tennis, terutama lingkungan teman-teman dimana Ace hang out. William, sahabat terdekatnya tak putus memberi semangat dan mengingatkan apa yang ia lupa, sedikit rewel dengan proyek yearbook yang lama-lama membuat Naomi justru pengen keluar dari proyek itu. Dan, James, cowok cool, ganteng tapi misterius yang menolongnya saat kecelakaan yang merenggut sebagian memorinya.

Jika menurut review filmnya yang saya baca disini, filmnya sangat sangat boring karena terkesan si Naomi ini galau memilih tiga cowok disekitarnya, di buku ini kesan yang saya tangkap justru berbeda. Naomi, si amnesiac, justru seperti mendapat kesempatan kedua memperbaiki pilihannya. Ia yang sebelumnya membenci ibunya yang meninggalkan ayahnya demi mantan pacar sekolahnya dulu, justru bisa menerima kondisi saat ini. Kecuekannya pada tunangan ayahnya juga berlanjut lebih manis. Ace, si pacar populer itu membuatnya berpikir ulang, apa yang menarik dari dirinya selain similar hobby, tennis, selain itu lingkaran pertemanan Ace pun tidak bisa dibilang 'sehat'. Dan James, cowok yang terlihat cool itu ternyata menyimpan rahasia gelap di masa lalunya. Awalnya sih saya adalah tim James, karena yah, di film, Ken'ichi yang memainkan perannya (dan menurut reviewer filmnya, aktingnya yang menyelamatkan filmnya dari rating buruk). Saya membayangkan James dalam balutan Ken'ichi yang.....hmmmmm.... Salah fokus deh sayah inih.... :D . At the end, saya menjadi tim William. Well, sebenarnya best friend turn to boy friend itu bukan hal baru, basi malah, tapi kebayang ngga sih, seseorang yang begitu mengenalmu, melakukan hal yang sama denganmu, tiba-tiba menjauh, dan mengatakan bahwa kau tak lagi menyukai hal yang sama. Bahkan jika best friend mu ini sesama gender pun, bakalan saakiitt... Lha ini, cowok yang jelas-jelas mengenalmu hingga membuatkan mu kumpulan lagu di CD, tentangmu. Belum lagi, you both know and complete each other's lines. How sweet it can be? Tsaaahhh.... Ohya, selama membaca untung saya tidak mengalami kebosanan akut seperti yang dialami mas reviewer film. Asik asik aja, meski berasa kok ngga selesai selesai hihihi....
Tapi terus terang, saya tidak berharap banyak pada filmnya. Background sekolah internasional dimana Naomi sekolah, menurut sebuah komentar, hanya tempelan ngga jelas. Belum lagi orang-orang Jepang yang sepertinya malas berbahasa Inggris, jadilah film ini film yang berlatar belakang internasional dengan aktor aktris internasional namun minim bahasa internasional. Yah, emang aneh sih ya. Saya juga bingung kenapa justru Jepang yang mengangkat buku ini ke film.

 Poster filmnya 

Deretan pemainnya: 
Maki Horikita as Naomi
Ken'ichi Matusyama as Yuji Miwa / James
Yuya Tegoshi as Mirai Hasegawa / William
Anton Yelchin as Ace Zuckerman

2 komentar:

  1. waah, ada Yuya Tegoshi juga ternyata yang main.. :D tapi filmnya mbosenin ya? ngga jadi hunting deh.. wkwkwkwk

    Nice review mbak lil.. jadi penasaran sama bukunya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lho, Han, klo nemu filmnya boleh dong share link-nya. Aku mo nonton Ken'ichi nya, Yuya buat kau deh 😉

      Hapus