Rabu, 06 Juli 2016

The Chronicles of Audy: 21 by Orizuka



Paperback 308 pages
Published Juli 2014 by Penerbit Haru
Rating 3,5/5 

Ternyata keluarga 4R ini cukup bikin ketagihan ya, mungkin juga karena semua serinya sudah ada di tangan, jadi ya, kelar satu, lanjut berikutnya. Dan, mumpung libur Lebaran. Yay!

Dari buku pertama yang sudah saya review disini, Audy, si gadis suka ngelamun ini akhirnya diterima dengan tangan sangat terbuka di keluarga 4R. Meski sebelumnya ada drama cinta sebelah tangan, tapi ia tetap ingin tinggal. Keterikatannya dengan keluarga itu, terutama pada Rafael, balita genius tapi judes itu, membuatnya melupakan luka hatinya. 

Di buku dua ini, penulis membawa para pembacanya mengenal lebih dekat dengan masing-masing karakter 4R. Sebelumnya kita lebih mengenal Regan dengan deskripsi ganteng terus-terusan oleh Audy, kali ini kita dibawa lebih dekat dengan Rafael dan Rex. Rafael yang semula menolak bersekolah, dengan bujuk rayu Audy akhirnya menyerah untuk bersekolah dan rupanya ia cukup menikmati sekolahnya meski tadinya tidak mudah. Gaya ngomong dewasanya mulai berkurang, demikian juga dengan perasaannya. He is just a 5 years old after all. Yang mengejutkan adalah perkembangan pribadi Rex yang tiba-tiba bertingkah aneh. Suka memandang Audy lama, dan diam. Dan tiba-tiba sesak napas. Yeah, Rex, bisa dibilang agak lumayan ' normal' dibandingkan Romeo dan Rafael. Yang paling normal mungkin adalah Regan, tapi dia kan memang kepala rumahtangga. Keanehan Rex berlanjut dengan pernyataan bahwa ia suka pada Audy! Kyaaaaa.... Anak 17 tahun naksir mbak-mbak 5 tahun lebih tua. Hmmmm... banyak sih yang bahkan lebih banyak jarak usianya. Contohnya saja mas Kenny. Kenal mas Kenny? Itu lo, Ken'ichi Matsuyama, pemeran L di Death Note, dia menikahi kekasihnya yang 9 tahun lebih tua. Huhuhuhu..... Saya cemburuuuuuu.... #lhahmalahcurhat :D Lucunya, Rex yang dikenal genius ini tetap cool dengan perasaannya, justru Audy yang kebat kebit, salah tingkah mulu, lebay melulu. Hasyah..... 


Audy: "Tapi....maaf, aku ngga bisa menerima perasaan kamu itu."
Rex: "Aku ngga ingat pernah minta kamu menerima apa-apa. Aku cuma ngasih tau kalo aku suka kamu. Ngga perlu diterima. Ngga perlu ditolak. Cukup untuk kamu ketahui." (Halaman 120) 

Mwahahahaahah.... Tuh kan! Si Audy ini emang lebay tingkat dewa kok.

Plot di buku ini cukup berpanjang-panjang dengan konflik atau kronik perasaan Audy terhadap Rex. Terkadang lucu, terkadang lebay, dan kalo lebih panjang lagi, bakal membosankan. Untunglah, plot diselamatkan dengan adanya keajaiban yang datang pada keluarga Rashad. Maura, tunangan Regan yang koma selama 2 tahun itu akhirnya siuman. Semua bersyukur. Semua gembira. Termasuk Audy. Hanya masalahnya, dengan hadirnya Maura di tengah-tengah 4R, kehadiran Audy tak dibutuhkan lagi. Oh oh.... 

Jika di buku pertama saya sibuk membandingkan antara kisah 4R ini dengan 6 bersaudara keluarga Okura, di dorama Atashinchi no Danshi. Kali ini, saya juga sibuk sendiri. Sibuk apa? Eerrrr..... Sibuk membandingkan karakter Audy dengan kebanyakan karakter di drakor atau dorama. Belum lagi adegan antara Audy-Rex, atau tertangkap basahnya Rex-Maura, Audy-Romeo, Audy-Rafael. Hampir semuanya adalah adegan yang jamak ditemukan di drama Asia kecuali sinetron Indonesia dan India hahahaha..... Gaya Audy yang suka latah, babbling ketika gugup, atau sekedar menyebul poninya, itu sangat drakor atau dorama. Belum lagi kebiasaannya meminta maaf dan menjatuhkan kesalahan pada dirinya. Saya bahkan nyaris bisa membayangkan dia mengucapkan "sumimasen" sambil menunduk dalam atau mengatakan "daijyobu" berulangkali dengan airmata berleleran. Hahahahaha.... Klisenya drama Asia sudah tercetak begitu dalam dalam otak saya. Bagi pembaca lain yang tidak terkena pengaruh racun drama Asia ini mungkin menganggap adegan-adegan itu sweet, menyentuh sekaligus membuat patah hati. Saya sih sudah kebal. Saya justru suka interaksi antara Audy-Rafael. Suka mungkin karena racunnya ngga begitu meliputi adegan remaja-anak anak :D 

Overall, saya sangat menikmati keluarga 4R ini. Ngga sabar melanjutkan petualangan kikuk nan semi komikal dari seorang Audy =)

Trivia. Sekedar trivia doang kok
Selama membaca, meski tadi saya ngaku ngga gitu membandingkan buku dua ini dengan dorama jepang yag saya sebut2, tetep saja beberapa karakter terbayang. Misalnya si Rex yang tertutup, kurus dan pucat, cukup cocok dengan arakter anak ke empat dari keluarga Okura.

Aktor Koji Seto sebagai Seto Okura (bayangan saya akan Rex)

Bintang cilik Tomoki Okayama sebagai Akira Okura (bayangan saya akan Rafael, meski di dorama ia berusia 12 tahun sih ))

Tidak ada komentar:

Posting Komentar