Jumat, 26 Agustus 2016

Corat-coret di Toilet by Eka Kurniawan


Ijak Application 160 pages
Published by AKSARA 2000
Rating 2, 5/5

Beberapa hari lalu, teman saya di Group Joglosemar sempat heboh begitu menemukan satu karya Eka Kurniawan yang lain selain Cantik itu Luka di Ijak. Saya sendiri setelah lamaaaa selesai membaca Cantik itu Luka yang meninggalkan luka yang dalam setelah membacanya, jadi muncul perasaan antara ingin membaca atau tidak ingin membacanya. Saya penasaran apakah Eka Kurniawan masih tetap 'sadis' dalam bercerita seperti rasa ngilu yang saya rasakan setelah membaca Cantik itu Luka. Tapi ternyata harapan saya akan 'kesadisan' itu tidak saya dapatkan di kumcer ini 😞

Apa saya seorang masokis yang mengharap adanya kesadisan dalam sebuah kisah? Errrr.... mungkin tidak melulu kesadisan yang yang diam-diam saya harapkan, tapi lebih keabsurdan yang nanti akan membuat saya bertanya-tanya ini cerita maksudnya apa ya? Tetapi, eh, kok cuma begitu ya? Saya berharap ending suatu kisah bakal berakhir dengan twist yang membuat saya geleng-geleng atau parahnya ingin membanting tablet (sayang, wooy). Apa harapan saya yang terlalu tinggi ya?

Dari 12 cerita, bagi saya yang paling menohok dan sedikit sesuai harapan saya adalah Corat-coret di Toilet. Sindiran terhadap mantan penguasa dan penguasa yang saat itu sedang berkuasa cukup terwakili dengan coretan di dinding toilet. Orang terkadang memang lebih ksatria, lebih berani, lebih jujur ketika berhadapan dengan graffiti. Tapi tak jelas ketika mereka harus benar-benar terjun melakukan apa yang mereka gembar-gemborkan. Itulah mengapa, orang lebih percaya coretan di dinding toilet daripada coretan di surat kabar atau media lainnya.

Selain cerita Corat-coret di Toilet, ada beberapa cerita lain yang masih memiliki tema yang sama, menyindir pemerintah atau penguasa kapitalis yang dari dulu hingga sekarang masih memegang tampuk kekuasaan. Kisah lainnya saya anggap kisah-kisah baper dengan ending terbaca, yang bahkan otak saya yang membuat twist ending begini, ternyata harus kecewa. Premis cerita yang menarik tapi ternyata tak sebanding dengan ending yang terlalu 'lurus' atau 'biasa' saja. Saya jadi geregetan sendiri. Menurut banyak review buku Eka Kurniawan yang lain, banyak yang mengatakan keabsurdan yang dominan dalam kisah-kisahnya. Tak salah dong kalo saya berharap ending yang 'wow' di kumcernya. Ah, sudahlah. Kalo ingin benar mencicipi keabsurdan Eka Kurniawan saya kudu nyari pinjaman O atau Lelaki Harimau? Siapa mau minjemin ya? Atau nunggu ada di Ijak atau Ijogja atau Ipusnas? 😉😉

Selasa, 23 Agustus 2016

The Disastrous Life of Saiki K by Shuici Aso


Romaji: Saiki Kusuo Psy Nan
Judul Asli:  斉木楠雄のΨ難
Manga Scanlation Chapter 1-7
Rating 4/5

Salahkan Kento Yamazaki alias Yamaken...

Gegara membaca timeline berita di Asianwiki, saya jadi tahu ada komik ajaib bin kocak ini. Menurut Asianwiki, manga ini bakal muncul live actionnya tahun depan, 2017, dengan memasang Yamaken sebagai si Kusuo. Saya jadi kepo membaca sinopsis singkatnya dan mencari di manga browser, aplikasi membaca manga di hape saya. Ketemu!!! Dan saya pun jadi ter-hook dengan manga ini, melupakan paperback timbunan plus posbar bulan ini hahaha... Yamaken juga patut disalahkan karena saya jadi lebih banyak membaca komik yang kok ndilalah saya keranjingan baca. Contohnya saja Shigatsu wa Kimi no uso yang sudah khatam manga dan animenya plus review-nya hahaha... Owalah, Yamaken. Bagaimana ini saya mengembalikan mood membaca paperback lagi??? 😉

Di mulai Dengan pengenalan sosok Kusuo ini yang masih duduk di bangku sekolah SMA. Dia bercerita betapa tidak enaknya memiliki kemampuan yang sebenarnya bisa saja diidamkan banyak orang di sekelilingnya. Sayangnya, dia justru benci dengan kemampuan supernya. Bayangkan, jika kalian dulu menonton serial Charmed, yang dibintangi cewek cewek cwantik nan seksi, dan mereka masing masing memiliki kemampuan supranatural, mulai dari telekinesis (menggerakkan objek dari jarak tertentu), astral projection (keluar dari tubuh kasar dan masuk ke tubuh orang lain yang pingsan), dan kemampuan membaca pikiran orang. Saya sendiri lupa lupa ingat dengan serial itu, tapi manga ini sedikit mengingatkan saya pada serial itu. Kusuo ini memiliki semua kemampuan supranatural itu!!! S. E. M. U. A. Mulai dari telekinesis, telepati, X-Ray vision, Precognition, Teleportation, Clairvoyance hingga astral projection. Baru tujuh chapter yang saya baca, dan semua kemampuan super itu bagi Kusuo adakah suatu malapetaka!

Senin, 15 Agustus 2016

A scent of Love in London by Indah Hanaco



Ebook Ijak 378 pages
Published February 4 2015 by Elex Media Komputindo 
Rating 2,5/5

Salahkan saya yang membaca buku ini karena iseng dan mood yang kurang bagus, sekedar mencari hiburan bacaan di tengah terjemahan yang bertubi tubi, dan kebetulan ngga sesuai selera saya hahaha... (sudah tau tidak selera kok ya lanjut mbaca lo, nulis review pula). Jadi gini, saya tengah suntuk dengan pekerjaan terjemahan yang merupakan kerjaan sampingan karena seorang teman yang butuh, saya jadi ngga ada waktu untuk membaca. Tapi saya merasa pengen membaca. Terus gimana dong. Saya iseng membuka IJak dan out of the blue menemukan judul yang berbau London, saya jadi teringat buku STPC, yang sudah saya baca, berjudul London juga, dan membuat saya kepo beberapa hal tentang London yang selama ini saya ngga tau. Eh, ternyata buku ini tidak menawarkan yang saya inginkan. Baiklah. Mungkin dari segi cerita bisa membuat saya bergetar, terharu gitu, syukur syukur mimbik2 nangis, tapi sayang, harapan saya terlalu tinggi hahaha... Bahkan dari halaman pertama, saya mulai membaca dengan model scanning-skimming. Persis seperti yang saya lakukan dulu ketika membaca novel erotis nya mbak SA mwahahahaha...

Cerita berawal dari kebintangan seorang Hugh Joaquin Levine, seorang pembalap berwarga negara Inggris. Popularitas dan kemampuannya mengebut bakal naik peringkat dengan bergabungnya ia di F1. Huwooo.... Dia mulai mendekati kesuksesan pembalap idolanya Michael Schumacher. Sayang beribu sayang, cita-citanya harus digantung tinggi dengan adanya kecelakaan yang merenggut satu matanya dan rasa percaya dirinya yang terjun bebas ke titik nol. Mati adalah tujuan hidup berikutnya.