Selasa, 27 September 2016

Ookami Shoujo To Kuro Ouji by Ayuko Hatta



Judul asli: オオカミ少女と黒王子


Read scanlation only, 12 chapter/57 chapters
Rating 2,5/5

Belum kapok saya mengikuti segala manga yang bakal dibuat live action-nya dengan bintang utama Kento Yamazaki hahaha… Sebelum saya menemukan film berdurasi 116 menit di website donlot langganan, saya sempat menimbun manga-nya di hp. Dan baru saya buka dan baca setelah film-nya saya selesai donlot. Saya membaca manga-nya terlebih dulu sebenarnya demi mendapatkan feel-nya untuk beberapa karakter utamanya dan sekaligus membandingkan antara manga dan live-action-nya. Tapi ternyata saya justru membandingkan kisah romans ini dengan kisah lainnya, alih-alih tujuan utama saya :D

Kisah berpusat pada Erika Shinohara yang lingkungan teman sekelasnya sudah memikili pacar hingga ia menjadi outsider jika ia tak punya pacar juga dan berbagi kisah romantic dengan teman-temannya. Erika sendiri sebenarnya memiliki sahabat dekat, San-chan (saya lupa nama lengkapnya), yang sayangnya bersekolah di tempat lain. San-chan ini menjadi teman curhatan bagi Erika. Erika sendiri karena takut menjadi outsider di lingkungannya, ia mengarang cerita tentang sosok pacar khayalannya, tiap kali telponnya berdering, dia lari terbiriti-birit menjauh dari teman-temannya dengan sebelumnya mengatakan bahwa itu pacarnya yang menelpon. Setelah beberapa saat bercerita tentang pacar khayalannya, akhirnya tiba saatnya para teman Erika ini curiga, karena mereka sama sekali tak tahu nama si pacar, apalagi potonya. Nah, inilah topik utamanya.

Minggu, 25 September 2016

Katarsis by Anastasia Aemilia


Paperback 261 pages
Published April 2013 by Gramedia Pustaka Utama
Rating:3, 5/5 

Koin lima rupiah 

Kotak perkakas kayu 

Pembunuhan berantai.... 

Siapa sangka jika koin lima rupiah bisa menjadi semacam obat penenang sekaligus petunjuk pembunuhan berantai yang korbannya diletakkan ke dalam kotak perkakas kayu? Tara Johandi, sangat membenci namanya hingga ia juga membenci orang yang memberi nama itu dan siapapun yang memanggilnya dengan nama itu. Tara lahir dari keluarga Bara dan Tari Johandi. Namanya mungkin adalah gabungan dari kedua orangtuanya, namun sejak kecil, Tara sudah menunjukkan ketidaksukaan pada keduanya. Ketika membaca ini, saya sedikit bingung tentang bagaimana seorang anak membenci nama yang diberikan dan cenderung memiliki sifat brutal yang mengarah pada tindakan kekerasan. 

Ketika Tari meninggal, Tara dititipkan pada om dan tantenya, Arif dan Sasi. Kestabilan mental Tara masih dipertanyakan ketika ia ternyata juga membenci kedua orang ini meski mereka masih saudara dekatnya. Moses, saudara sepupunya, ketika Tara masih sekitar lima tahun melakukan perbuatan yang nyaris merenggut nyawanya, hingga luka-luka yang dirasakannya dirasa mati rasa. Pada saat itu, muncullah pahlawan tak dikenal yang memberi Tara koin lima rupiah. Logamnya yang dingin berasa menyedot rasa sakit yang ia rasakan. Semenjak itu, Tara menjadi sangat terikat pada koin itu. 

Jumat, 23 September 2016

Cemara Family #2 by Arswendo Atmowiloto




Ebook, Ijak application, 282 pages
Published by Gramedia Putaka Utama
Diterjemahkan oleh: Mariati
Rating 2,5/5

Saya sudah pernah mendengar tentang buku ini lamaaaaaaa sekali tapi baru sekarang saya berkesempatan membaca buku ini yang kebetulan tersedia secara gratis di ijak. Sebenarnya, saya agak kurang sreg ketika menemukan buku ini dalam Bahasa Inggris. Alasan utama saya adalah, saya tidak menikmati gaya Bahasa Arswendo yang saya sangat sukai di buku Menghitung Hari atau di Horeluya. Tapi karena ketika waktu itu jari saya tiba-tiba sudah mengeklik ‘pinjam’ di library Ijak, akhirnya saya baca juga.

Kesan pertama saya ketika membaca kisah Abah sekeluarga bukannya saya kehilangan gaya Bahasa Arswendo, tapi juga kehilangan mood ketika saya dapati terjemahan yang pada awalnya terlihat lumayan, tapi semakin banyak bab yang saya baca, saya semakin gerah. Tidak hanya masalah dengan grammar, tapi juga dengan pilihan kata, pengalihan kata ganti orang pertama yang biasa dilakukan orang dewasa ketika ngomong dengan anaknya (Ema, sebagai contohnya), yang sama sekali diterjemahkan secara mentah. Di keseharian, saya biasa menyebut nama saya pada ponakan atau ibu saya, demikian juga dengan Ema. Di buku ini, sang penerjemah sama sekali memindahkan dari Bahasa Indonesia ke Bahasa Inggris ketika Ema ngomong pada anak-anaknya. Lucunya, ketika tiga anak gadis keluarga ini ngomong, kata gantinya berubah menjadi orang pertama tunggal. Belum lagi beberapa diksi yang saya rasa kurang pas dan terdapat banyaaaakkkk sekali frasa-frasa yang mungkin dalam Bahasa Indonesia itu adalah hal yang wajar. Tapi dalam Bahasa Inggris, dalam satu kalimat, mulai subjek hingga titik, struktur selalu ada subjek, predikat dan objek. Meskipun terkadang masih terserah penulis juga sih, tapi tetap saja deretan frasa yang saya pikir bisa diubah menjadi kalimat membuat saya gataaalll :D Lucunya, terkadang saya justru kurang yakin pada diri sendiri ketika mendapati satu kata yang sebenarnya saya, tapi saya justru yang merasa kurang piknik atau kurang membaca. Misalnya kata ‘Prove’. Dalam bahasa Inggris kata kerja ketiga adalah ‘Proven’, tapi berapa kali terjemahan ini menggunakan kata ‘proved’ di kalimat pasif. Itu hanya satu contoh. Yang lainnya, boanyaaaaakkkk….. aaaarrrggghhh… 

Rabu, 14 September 2016

He Belongs with Me by Sarah Darlington



Ebook epub format 234 pages
PublishedMarch 4, 2014 by Amazon
Rating 2, 5/5 

Apa ya yang sebenarnya saya harapkan ketika saya membaca novel begini? Rasa sweet overload yang bikin meleleh, atau rasa haru yang saya harap bisa membuat saya kehabisan napas sambil memukul-mukul dada? #lebaayyy :D 

Maggie dan Clara Reed adalah kembar identik yang berbeda jauh dalam karakternya. Maggie cenderung feminin, suka berdandan, suka menyenangkan hati orangtua, penurut dan seabrek sifat anak idaman lainnya. Sebaliknya Clara, sangat bertolak belakang. Ia cenderung ingin melakukan apa saja yang ia inginkan, tidak peduli bakal kena hukuman sang ayah yang memiliki lapangan golf dengan lingkungan sosialitanya; suka berganti ganti warna rambut dan tentu saja memiliki mimpi yang jauh dari harapan sang ayah, minggat ke Arizona! Karena berbeda karakter itulah, tak heran jika mereka tak pernah akur. 

Kehidupan mereka berubah ketika suatu kali, Maggie yang patah hati karena pacarnya direbut Clara, harus tampil di pesta ayahnya dengan menggandeng cowok keren pengganti cowok nya yang pindah pelukan. Maggie pun berhasil membawa Dean, cowok hawt nan tinggi yang bersedia menemani Maggie menghadapi sang mantan. Apakah nanti Maggie bakal jatuh cinta dengan ai cowok 'temuannya' di bar itu? Eehhmm.... belum sih. Nanti yaaa ...

Rabu, 07 September 2016

Totto Chan—Gadis Cilik di Jendela by Tetsuko Kuronoyagi




Ebook bookmate application
Published
Rating 4,5/ 5

Ini adalah bacaan ringan di kala saya sedang mengalami reading block akut. Saya membaca awal buku berdasar kisah nyata ini dengan iseng. Tapi ternyata, saya jadi keterusan hingga menyelesaikan buku ini. Bertahun lalu, saya sudah pernah membaca buku ini dan meminjamkan buku ini ke banyak teman saya yang lain. Dan semuanya memiliki tanggapan sangat positif. Keinginan saya membaca ulang buku ini sebenarnya lebih pada satu komentar seorang peserta di Jelajah Kuliner Centhini yang diselenggarakan oleh GRI di perayaan ultah bulan lalu. Peserta itu memberi tanggapan bahwa buku kuliner yang tak bisa ia lupakan adalah Totto Chan. Menurutnya, bapak Kepala Sekolah Totto Chan yang memberi perintah semua muridnya untuk membawa kotak makan dari dua unsur, yaitu dari gunung dan laut. Dan parahnya, saya benar-benar lupa tentang ini. Yang saya ingat hanya kisah-kisah kocak Totto Chan dan cita-citanya yang terus berganti-ganti dan tragedy dompet kesayangannya yang jatuh di lubang kakus hahahahaha…