Kamis, 05 Januari 2017

Comics I Read in 2016




Seperti yang sudah pernah saya posting disini dan disini, bahwa saya mengalami perubahan drastic dalam selera membaca, saya sekarang membaca manga atau comic :D Sebenarnya sudah dimulai dua tahun lalu ketika seorang teman saya mengenalkan comic Diva series dan kemudian disusul dengan Bakuman yang sampai saat ini masih on going, dan masih idle di volume 13! Tentu saja ini gegara saya jarang bertemu dengan pemasok alias penyedia komik yang bisa saya pinjam mwahahaha…

Meski demikian, saya masih terus membaca komik menggunakan aplikasi manga reader di HP, yaitu Manga Browser yang sangaaat recommended untuk pecinta manga. Well, masih ada halangan juga dalam membaca manga ini, meski sebagian besar yang saya bookmark, sudah selesai di upload oleh penyedia layanan manga, tapi masalah ada pada mood saya yang berubah. πŸ˜€πŸ˜€πŸ˜€

Akhirnya setelah saya hitung jumlah manga yang saya baca hingga tuntas volume-nya, hanya ada beberapa😁😁😁

Death Note

Ini adalah my most favorite manga ever. Saya bahkan nge-fans berat dengan karakter L, yang sukses membuat saya mabuk kepayang, hingga pemeran movie version-nya saya tonton berulang-ulang. Setelah selesai membaca komik yang pada waktu itu cuma modal minjam, saya berkeputusan membeli seri ini lengkap. Dan ternyata hingga sekarang seri Death Note adalah satu-satunya seri manga yang saya punya, secara lengkap! Tapi sayang, hanya seri ini yang saya ngga mampu nulis review-nya. Mugkin suatu hari nanti jika saya baca ulang yaaa πŸ˜‡πŸ˜‡



Ini pasti karena manga ini bercerita tentang music klasik. Awalnya sih saya kesengsem dengan trailer live action-nya yang memasang Kento Yamazaki dan Suzu Hirose. Adegan bermain piano dan bila menjadi daya tarik sendiri. Dan, ternyata saya menyelesaikan manga dan anime-nya yang membuat sesak di akhir cerita. Hiksss… cediiihhh….😒😒😒😒


Saya nemu manga ini dari salah seorang teman di Goodreads yang memberi bintang bagus di hamper semua volume-nya. Saya jadi penasaran dong. Saya donlot manga-nya. Saya baca, dan tenryata saya suukaaaa… Meski romance, genre manga yang kurang begitu menarik untuk dibaca hingga akhir buat saya #upsss…, ternyata saya menikmatinya. Bahkan saya review lo. Sayang, belum ada yang tertarik membuat seri ini dalam bentuk anime, apalagi live action. 😏


Kalo biasanya saya berhenti membaca manga setelah menontoon live action-nya, yang ini justru terbalik. Saya membaca setelah menyelesaikan doramanya yang membuat perut saya sakit karena tertawa. Engggg… salahkan Dean Fujioka yang tampangnya terlihat serious, sengak tapi kocak and adorable…tsaaahh…

Ini adalah manga paling pendek yang pernah saya baca. Tapi sayangnya saya kurang suka. Demikian juga live action-nya. Seorang teman merekomedasikan menonton versi anime-nya, tapi yah terlalu banyak timbunan tontonan, jadi yah, mungkin nanti.😎😎

Sepertinya sih Cuma itu saja komik yang sukses saya selesaikan secara tuntas. Yang lainnya? Hmmmm…. Sebagian hanya saya cicip sekilas, terus nonton live action-nya dan wassalam, mangkrak hahaha… Sebut saja Detroit MetalCity, Usagi Drop (dua manga ini saya tertarik baca karena live action-nya dibintangi Kenichi Matsuyama hahaha), Ao Haru Raido, Chihayafuru (berhenti membaca manga-nya karena ada banyak chapter yang tidak ter-upload 😞😞😞 ), Saiki Kusuo PsyNan, Ookami Shoujo to Kurou Ouji, Ishuukan Friends, dan mungkin ada beberapa yang lain, yang dicicip di chapter awal-awal saja. Yah, nasib yang sama dengan beberapa buku yang lying helplessly on my bed … hiksss…

Untuk tahun 2017 ini, saya berharap menemukan manga yang asik lagi yang bisa mewarnai genre manga yang akan saya baca. Kalo punya rekomendasi komik, boleh lo tulis rekomendasimu di kolom komentar J

2 komentar:

  1. mbak lila, saya komen di sini aja ya. soalnya bahasannya menarik. yang Death Note, saya setuju banget. posisi L menurut saya jauh mengalahkan Light yang notabene merupakan tokoh utama banget. bahkan Near & Mello yang digadang-gadang menggantikan L aja ternyata nggak segreget yang saya bayangkan. huft.
    btw mbak, mungkin sekarang sudah saatnya merealisasikan kalimat "Seorang teman merekomedasikan menonton versi anime-nya" untuk Ano hi Mita Hana Name o Bokutachi Mada Shiranai wkwkw. ayolah nonton. bagus kok. nanti mewek. hiks :(

    BalasHapus
  2. walau aku mantan pembaca komik (sekarang gak lagi semenjak rental komik di tempatku tutup, hiks), aku gak pernah baca judul2 komik di atas xDD btw aku setuju komennya kak Rico di atas. aku juga sukaaaa banget sama L. dulu waktu baca juga sampe yang kesemsem setengah mati sama dia xDD oya ngomong2 soal rekomen sih, udah baca komik2nya Akemi Yoshimura belum? genrenya dewasa sih, tapi ceritanya bagus. kalo belum baca, bisa dicari. komiknya Motohiro Katou juga bagus (semua serialnya: Q.E.D, C.M.B, Rocket Man). komiknya Yutaka Tachiba, Masami Morio juga oke. kebanyakan yang kusuka komik2 jadul sih mbak jadi gak gitu tau perkembangan komik sekarang :(

    BalasHapus