Bambi to Dhole Ai Okaue


Judul asli: バンビとドール
Read scanlation only chapter 1-19
Published November 13, 2013 by Kodansha
Rating 4/5

Terus terang, akhir-akhir ini bacaan saya jadi manga melulu, yang pertama karena setiap hari saya selalu mendapat pop up notifikasi dari aplikasi manga yang saya gunakan di gadget, yang kalo dibaca sinopsisnya keliatannya menarik, akhirnya ya bookmark. Yang kedua melihat timeline teman-teman Goodreads yang memberikan rating bagus ke manga tertentu, saya jadi ikut tertarik membaca. Jika memang menarik, tentu bakal saya lalap sampai habis, meski kadang masih ongoing. huh...

Cerita dari manga ini snagat berbeda dari beberapa manga remaja yang akhir-akhir ini saya baca. Kalo biasanya isinya banyak cinta-cintaan remaja, meski bumbunya berbeda, tapi kali ini konfliknya lebih dalam: keluarga, persahabatan, dan kepercayaan diri.

Yukimi alias Bambi adalah gadis yang selalu tampak sempurna di permukaan, di rumah atau di sekolah. Di rumah, ia menjadi role model yang sempurna bagi adiknya, dan anak patuh bagi orangtuanya. Di sekolah, di beberapa semester ia menjadi ketua kelas, ketua komite moral yang saklek, dan memiliki pacar idaman para gadis di sekolahnya. Tapi siapa sangka jika Yukimi ternyata hanya memunculkan image itu seolah-olah dia adalah gadis baik-baik. Siapa sangka juga jika ia merokok di sekolah, ketika ia benar-benar sendirian.

Topeng Yukimi ini akhirnya terbuka sedikit demi sedikit ketika Tetsu anak baru yang misterius. muncul, Tetsu memang unik. Tanpa banyak bicara, ia mengetahui 'belang' Yukimi, dan Yukimi pun secara kebetulan mengetahui latarbelakang Tetsu yang tidak ingin dibeberkan di public. Mereka seperti memiliki kesepakatan pribadi untuk tidak membocorkan rahasia satu sama lain. Tapi siapa sangka jika dengan ini mereka justru mampu membuka diri masing-masing.


Latar belakang mengapa Yukimi menjadi sosok demikian sempurna di luar, tapi rapuh di dalam dijelaskan cukup detil di cerita. Demikian juga masa lalu Tetsu. Sempat patah hati saya ketika Tetsu mengatakan tidak akan jatuh cinta karena cinta masa lalunya. Lagipula hubungan Yukimi dan sang pacar yang makin hot. Ugh... Saya heran, kenapa para remaja Jepang menganggap bahwa berhubungan sex before marriage itu adalah hal yang sangaaattt biasa. Bahkan beberapa dari mereka malu ketika mereka 'tidak ngapa-ngapain' dengan pacar mereka. Okkkeeee....  Ehhmm... beda pandangan aja sih dengan saya yang masih kolot gini. Tapi karena tontonan saya juga banyak Jejepangan, ya akhirnya ngerti sih :D

Banyak pertanyaan seputar keluarga yang diajukan disini. Kenapa seorang anak dilahirkan jika akhirnya harus dibuang, seperti kisah Yukimi. Ketika seorang anak lahir, kenapa sang orangtua masih mempertanyakan kesiapan mereka akan kehadiran seoang anak? Dan masih banyak pertanyaan nyesek lainnya.

Selain tentang keluarga, manga ini juga banyak menyentuh tentang persahabatan, arti seorang sahabat dan bagaimana sebuah masalah itu tidak akan selesai tanpa didiskusikan, meski diskusi itu harus melalui pertengakaran yang panjang. Duuuhh... Banyak sekalai hal yang bisa dipelajari dari manga pendek ini. Rasanya sayang harus berpisah meski ending masih cukup nggantung, tinggal satu chapter terakhir. Sebenarnya sih sudah bisa diprediksi endingnya, tapi tetap saja saya butuh kejelasan hahaha...

Recommended buat yang suka manga jenis slice of life yang dalam... Give me more doongg... ;)

Belum ada Komentar untuk "Bambi to Dhole Ai Okaue"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel