The Life We Bury by Allen Eskens


Play Book Ebook 410 pages
Published by Noura Books, November 2017
Rating 4/5

Kehidupan Joe Talbert tak pernah sama lagi sejak ia bertemu Carl Iverson...

Sebelumnya, Joe hanyalah pemuda yang melarikan diri dari rumah, melarikan dari ibunya yang sinting pengidap bipolar, dan adik autis-nya. Belum lagi dengan segala pekerjaan yang ia kerjakan demi biaya kuliahnya. Namun, kehidpannya berubah ketika ia harus mengerjakan tugas menulis bahasa Inggris dimana ia harus menemukan seseorang untuk ia wawancara dan ia tulis biografinya. Dan ia pun bertemu dengan Carl Iverson, mantan pejuang Vietnam dan tertuduh pembunuhan sekaligus pemerkoasaan yang terjadi 30 tahun yang lalu.

Apakah Joe sinting memilih sosok Carl sebagai bahan tulisan? Bagaimana menghadapi seorang mantan pembunuh yang pernah membunuh dan menghilangkan nyawa orang? Dua ungkapan yang Carl sebutkan ini memiliki arti yang berbeda dan keduanya pernah ia lakukan. Ternyata sosok Carl jauh dari kesan seorang pembunuh. Dia bahkan bisa jadi adalah korban salah vonis akan kejadian 30 tahun lalu. Dan si pembunuh yang asli masih berkeliaran hingga kini...


Entah mengapa, ketika saya membaca sinopsis novel ini di sebuah pameran buku, saya sudah tertarik dengan premisnya. Tapi untuk membelinya, saya yakin, saya akan menundanya, seperti buku timbunana saya yang lain. Jadi ketika play book memberikan kredit di hari Lebaran yang lalu, saya tak perlu berpikir ulang untuk memanfaatkan diskon ini hehehe... Saya hanya bayar 16k saja lo. Senangnyaaa....

Dan harapan saya akan kisahnya yang bakal seru terpenuhi. Interaksi antara Carl dan Joe cukup unik di awal perjumpaan mereka hingga di wawancara yang ke sekian kalinya membuat saya sangat tersentuh. Belum lagi interaksi Joe dengan adik autis-nya yang manis, semanis pacar Joe bernama Lila (eh, bukan saya ya :D). Detil kisah lengkap dengan kisah flashback Carl di masa perang hingga petunjuk yang memperkuat bahwa ia memang bukan si pembunuh membuat saya sangat patah hati. Ketegangan yang dibangun penulis juga sangat terasa meski di beberapa bagian terasa sangat lambat saking detil deskripsinya hingga saya memilih skip karena ngga tahan dengan detilnya hahahaha.... Dan endingnya cukup bisa ditebak  dengan adegan tembak yang khas film-film Hollywood. Lakon teko keri, kata banyak orang menggambarkan ketegangan yang memuncak. Untuk oknum pembunuh, ada sedikit twist dari petunjuk yang diberikan di pertengahan buku, tapi ternyata pembaca seperti saya sedikit tertipu.

Overall, ngga rugi lah beli buku genre ini di play book. Saya justru ketagihan beli buku di play book. Sebenarnya ketagihan dengan diskonnya sih wkwkwkwk.... Eh ya, endingnya, sekali lagi, sangat Hollywood. Manis yhaaaa.... bukan spoiler lo ini. :D

Belum ada Komentar untuk "The Life We Bury by Allen Eskens"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel