Strange Pictures by Uketsu
Ebook version 236 pages
Translator: Jim Rion
Original title: 変な絵
Rating: 4,5/5
Setelah membaca Strange Houses, kebetulan di grup jastip
buku dimana saya ikut bergabung, sedang gencar mempromosikan buku Strange
Pictures. Dan komentar dari mereka yang sudah membaca membuat saya penasaran
untuk membacanya. Kata komentar itu, lebih DUAAARRR dibanding Strange Houses.
Nah! Siapa yang ngga penasaran coba?
Novel ini dibuka dengan gambar seorang bocah perempuan
dengan mulut tersenyum tapi ada usaha beberapa kali memperbaiki garis mulutnya.
Ditambah gambar rumah dan sebuah pohon di sampingnya dengan ujung ranting yang
runcing dan lubang di perut pohon dan ada seekor burung yang terlihat nyaman di
dalamnya. Seorang psikolog menilai gambar tersebut sebagai seorang anak (yang
menggambar gambar tersebut) mengalami child abuse dengan gambaran mulut yang
berusaha dibuat tersenyum. Jiwanya terlihat tidak sehat atau mungkin ingin
melindungi diri sendiri dengan membuat ujung pohon runcing/ tajam. Dia ingin
menghalau segala gangguan dengan membuat tempat nyaman untuk dirinya, dan
burung tersebut.
Gambar berikutnya pernah sesekali lewat di timeline Reel Instagram saya dengan seorang wanita yang sedang bersimpuh seperti berdoa. Tapi jika dilihat bentuk mulutnya, dia seperti tidak sedang berdoa. Ada juga beberapa gambar lain yang jika disusun membuat saya, dan tentu para pembaca lain merasa SHOCKED!
Cerita kemudian bergulir pada gambar sebuah apartemen dengan satu kamar di lantai paling atas terlihat seperti terbakar. Ada semacam usaha untuk memperbaiki gambar itu, atau ada gambar lain yang awalnya ingin digambar oleh Yuta, seorang bocah usia 6 tahun. Ini menjadi misteri bagi guru sekolahnya. Dan ketika membaca bagian ini, saya juga merasa, ini seperti gambar biasa tapi kenapa gurunya begitu mempermasalahkan gambar tersebut. Setelah saya membaca ulang untuk menulis review ini, saya baru ngeh siapa Yuta, dan mengapa ia mempunya ide menggambar kamar seperti terbakar.
Gambar berikutnya adalah semacam sketsa gunung yang digambar
oleh Miura, seorang guru seni menggambar. Dia mati terbunuh dan meninggalkan
gambar aneh tersebut. Misteri gambar itulah yang ingin dipecahkan oleh seorang
jurnalis senior dan juniornya. Dilihat dari sisi gambar, sketsa tersebut seperti bukan sketsa yang
biasa dibuat oleh seorang guru seni. Jika dibandingkan dengan sketsa gambar
lain di buku sketsanya, terlihat sketsa gunung tersebut dibuat secara
terburu-buru. Jadi apa maksud gambar tersebut. Apakah ada petunjuk untuk
menemukan siapa pembunuhnya?
Yang tidak terlalu saya sadari ketika membaca novel ini
adalah semua karakter yang ada di novel ini saling terkait. Dan konyolnya saya
baru menyadari ini setelah membaca bab 4 wkwkwkwk… Waktu itu saya ingin menulis
siapa saja karakter di setiap bab, kenapa beberapa memiliki nama keluarga yang
sama. Ternyata mereka memang orang yang sama. LOL. Dan bab terakhir novel ini
merangkum semuanya, keterkaitan antara gambar dan karakternya. Penulisnya MEMANG
JENIUS!!!
Si penulis menggambarkan watak manusia dengan segala kelemahan,
kekuatannya dan tentu saja obsesi yang terpendam sekian lama hingga akhirnya
meledak. Jangan menilai sesuatu/ seseorang dari luarnya saja. Terkadang apa
yang tak pernah kita pikirkan, ternyata dipikirkan dan dilakukan oleh orang
lain. IT’S SO SICK!
Tapi saya ngga kapok buku Uketsu selanjutnya, Strange
Buildings. Can’t wait!



Wl akuuu
ReplyDeleteSelvia Sari: Ayooookk beliiii :D
ReplyDelete