Minggu, 22 Desember 2013

When It Happens – Saat Hal Itu Terjadi by Susan Colasanti




Paperback 364 pages
Published 200 by PT Elex Media Komputindo
Alihbahasa: Desriana Sekar Ayu
Rating 2/5

Saat kamu menemukan sesuatu yang nyata,
Seegalanya akan berjalan dengan semestinya…

Sara Tyler, seorang pelajar SMA, masuk kategori pintar dan tekun dan yakin akan masa depannya jatuh cinta pada Dave, flower boy di sekolahnya. Ketampanannya membuatnya mulut Sara terkunci sekaligus membebaskannya dari lingkungan anak-anak nerd tak popular. Saying, lingkungan popular Dave membuatnya menjauh dari para sahabatnya, Laila dan Maggie. Sementara itu Tobey, pelajar malas dengan nilai pas-pasan, anggota band MindFlame, tergila gila pada Sara. Hanya, dia harus bersaing dengan Dave, si flower boy yang sudah berhasil berkencan dengan Sara. 

Comments:
Well, sebenarnya saya sedikit tertipu dengan keinginan saya sendiri yang ngebet ingin membaca karya Susan Colasanti ini. Saya sudah menyimpan ebook-nya sekian lama di e-reader saya, tapi membaca awal novel ini, yang terlalu banyak dialog hingga saya bingung siapa mengatakan apa, membuat saya meletakkan, eh, menutup kembali lembar ebook novel ini. Tapi terus terang saya masih penasaran dengan karya Colasanti ini yang mendapat rating bagus di GR. Ternyata….


Emmm… saya suka dengan kisah kisah ringan teenlit milik Meg Cabot, Stephanie Perkins (Anna and The Frenck Kiss dan Lola and The Boy Next Door), Kristin Walker (A Match Made in High School) dan yang terbaru yang saya baca Miranda Kenneally (Stealing Jordan). Meg Cabot, meski cukup tipikal menciptakan karakterutamanya, tapi selalu saja unik. Perkins dan Kenneally kocak dalam meramu kisah mereka. Sesekali saya ngakak ketika membaca novel mereka. Tapi Colasanti? Biasa saja. Issue sekilas seputar bullying anak popular terhadap murid nerd tidak terlalu digarap dengan detil. Mungkin memang bukan itu kisah utamanya, tapi kisah cinta segitiga Dave- Sara- Tobey adalah hal umum yang biasa ditemukan di novel2 teenlit. Atau mungkin sadarnya Tobey akan kuliah itu penting untuk masa depannya yang membuat novel ini mendapat predikat Teen Spirit.  Obrolan para karakternya juga biasa saja. Berbeda jauh dari Kristin Walker yang obrolan saling ejek antar pemeran utamanya yang segar, cerdas dan lucu. 

Meski tidak termasuk kategori favorit saya, novel ini cukup recommended untuk para remaja usia 12-16 tahun. Hanya, hati-hati dengan budaya sex before marriage. Saya sedikit merasa illfeel dengan predikat Teen Spirit tapi di dalamnya—meski tidak digambarkan dengan detil (ya iyalah, bukan jenis kipas ni novel), tapi ada kehebohan ketika Sara dan Tobey melakukan itu pertama kali. Hmmm…. Gimana kalo tulisan Teen Spiritnya dicopot saja?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar