Senin, 05 Februari 2018

Gantz vol. 1 by Hiroya Oku


Read scanlation only
Rating 2/5

Sebenarnya saya sudah menyimpan live actionnya lamaaa, tapi karena tau kalo ini cerita tentang semacam zombie, meski dengan iming2 mas Kenichi Matsuyama, saya masih ogah nonton. Maklum, konser orang mati hidup kembali itu tidak ada dalam radar saya, terutama setelah membaca Twilight buku 4. Salahkan Bella yang bikin saya mati imajinasi dengan konsep zombie* vampir ini.

Tapi semua berubah setelah saya tahu siapa penulis manga yang tidak lain adalah mangaka yang sama dengan Inuyashiki. Saya suka dengan gambarnya, cantik, cakep, detil, tapi seram sekaligus bisa sangat menjijikkan.

Dua anak SMA, (saya lupa nama mereka :D), dalam usaha menyelamatkan seseorang di stasiun kereta, justru mereka yang mati. Dengan kepala mental, kaki dan tangan mencelat, belum lagi cipratan darah dimana bikin saya mempercepat membuka halaman berikutnya, sekedar mengalihkan gambaran seram. Setelah adegan kepala mental, dsb, mereka berdua tiba-tiba berada di suatu tempat asing. Mereka yakin mereka telah mati. Tapi kenapa mereka sepertinya baik-baik saja di tempat itu?


Bersama dengan beberapa orang di sana, mereka saling memperkenalkan diri, dan meyakinkan satu sama lain bahwa mereka memang sudah mati. Tapi tiba-tiba di hadapan mereka muncul bola hitam besar yang berbicara. Rupanya mereka 'dihidupkan' kembali dengan misi. Misi membunuh!

Seperti yang saya sebut sebelumnya, saya suka dengan gambar dari mangaka ini. Tapi justru itu yang bikin saya ngga bakal melanjutkan membaca manga ini dan lebih memilih menonton live actionnya saja. Gambar detil itu justru membuat saya mual, lengkap dengan vulgar nudity plus violence yang bikin saya tambah mual. Seperti biasa, mangaka ini cepat sekali gaya berceritanya tapi selalu kurang memberi sentuhan karakter pada masing masing tokoh. Hal ini juga terjadi di Inuyashiki. Selain itu, jumlah chapter yang sudah ratusan juga bikin saya ngeper membaca manga ini, takut kalo-liat saya bakal liat violence yang lebih sadis lagi.

Sudahlah, mari nikmati LA nya saja. Seperti Ajin, saya yakin LAnya bakal lebih 'senonoh' dibandingkan manga atau animenya.

 Posternya yang ngga gitu berbau zombie-zombian :D

Nih, saya kasih link trailernya. 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar