Sabtu, 14 April 2012

If I Stay (Gayle Forman)

Touching iipsmiley

Classical music iipsmiley

August Rush (lho?)iipsmiley

Saya yakin banyak sekali reviewers yang mengatakan novel ini sebagai a crying stock saking mengharu birunya. Buat saya, novel ini mengingatkan saya akan sebuah film yang dulu juga membuat saya mbrebes mili yang kebetulan juga bercerita antara cellist and rocker, August Rush (I fell in love with Jonathan Rhys Meyer and Freddie Highmore from the movie). Sementara di novel ini, juga sedikit banyak menceritakan dua anak manusia, Mia dan Adam yang masing2 menggeluti cello dan music rock. Mirip kan?


Cerita diambil dari sudut pandang Mia yang sepanjang novel menceritakan keluarganya, keluarga jauhnya, sang pacar, Adam, dan juga cintanya pada music klasik. Mia, gadis 16 (atau 17 ya?) adalah anak pertama pasangan ayah yang mantan musisi punk dan ibu (sudah lupa profesinya hihihi). Dari exposure music punk ini ternyata melahrikan anak yang berbakat dengan music instrument cello. Kehidupan Mia yang bahagia harus hancur seketika ketika sebuah kecelakaan merenggut ayah, ibunya dan adik kesayangannya, Teddy. 

Seusai kecelakaan, Mia terjepit diantara dua dunia, mati atau tetap tinggal (hidup). Sepanjang masa komanya, ruhnya berjalan jalan sekaligus mem-flashback (kepada pembaca) tentang kejidupannya bersama keluarga dan bagaimana ia mulai berhubungan dengan Adam, yang karirnya mulai naik dengan bandnya Shooting Star. Meski orangtua dan adiknya meninggal di awal kisah, mereka tetap ‘hidup’ sepanjang novel dengan kilasan flashback yang seringkali menyentuh membuat kerongkongan saya sedikit tersendat, lucu dengan keragu-raguannya akan cinta Adam yang popular, dan Teddy yang polos. 

Comments:

Sejak awal saya sudah heboh ketika pertama tahu kisah ini ternyata sedikit banyak bercerita tentang pemain cello yang cinta music klasik. Saya sesekali sedikit berjengit gembira ketika saya tahu beberapa nomor yang dibawakan Mia ketika ia harus tes bakat di sekolah Kulliard. Bach, Chopin, dan terlebih The Mission-nya Ennio Morricone ( waaaa…saya punya banyak versi untuk nomor yang satu ini, dari mulai instrument hingga plus lirik by Chloe Agnew dan Sarah Brightman). Saya sarankan, buat yang belum baca, novel ini akan lebih menghanyutkan jika dibaca sembari membaca music klasik hahaha.

Bisa dibllang, seluruh karakter di novel ini protagonist. Semua pembaca akan jatuh cinta pada seluruh karakter: Mia, ayah ibunya, Teddy, Adam, Gramps, Gran, Kim, hingga penyanyi pengalih perhatian di rumah sakit pun juga sangat menarik simpati pembaca. Alur maju mundurnya sangat memperkaya kisah ini yang kemudian memberi keputusan bagi Mia, untuk bersama ayah ibunya dan Teddy, atau tetap tinggal (If I Stay). iipsmiley

Tidak ada komentar:

Posting Komentar