Selasa, 27 Maret 2018

The Eternal Zero vol. 1 by Naoki Hyakuta, Souichi Sumoto


Paperback, 208 pages
Published December 6, 2017 by M&C
Rating: 3/5

Sama dengan review ka Cyn, saya baca ini karena saya penasaran dengan versi manga nya setelah menonton versi live actionnya. Versi layar lebar nya berdurasi 2 jam, sama sekali tidak membuat saya mengantuk, padahal saya biasanya suka ngantuk kalo film berdurasi lebih dari 45 menit. Maklum, mental penonton dorama 🤣🤣🤣

Ceritanya tentang kakak adik, Keiko dan Kentaro, yang mencari sejarah tentang kakek kandung mereka di jaman perang dunia II. Kakek yang selama ini mereka kenal ternyata bukan kakek kandung mereka. Setelah si nenek meninggal, kenyataan bahwa si kakek bukan kakek kandung dua bersaudara ini membuat mereka penasaran akan masa lalu kakek mereka. Menurut cerita pejuang jaman itu, Kyuzo Miyabe adalah seorang pejuang yang takut mati, dengan kata lain, pengecut. Bagaimana perasaan kakak berada ini ya mendengar kenyataan tentang kakek mereka ya?

Perjalanan panjang pun dimulai. Meski terasa muskil menemukan bekas teman-teman perjuangan sang kakek dulu, ternyata perjalanan mereka membuahkan hasil. meskipun hasilnya kurang menggembirakan, cerita yang membuat mereka berdua merasa malu menjadi keturunan Miyube. Tapi apakah benar demikian kenyataan si kakek? Ini masih volume 1, jadi masih ada banyak kemungkinan cerita lain dari mantan teman sang kakek lainnya.

Karena sudah menonton versi layar lebarnya, saya jadi fokus ke gambar manganya. Jika sebelumnya saya tidak banyak membaca manga, mungkin saya bingung mau fokus kemana hahaha... In short, saya suka dengan penggambaran perang yang digambarkan secara flashback dengan gambar gambar aksi pesawat yang keren. Saya menunggu beberapa adegan yang membuat saya mewek seperti ketika saya menonton filmnya. Apakah efek manganya akan sama dalamnya dengan versi layar lebarnya? Yak, tunggu saja.

 Sekilas filmnya dalam balutan lagu Fight The Night-nya One OK Rock

PS: Buat filmnya, saya justru beri bintang 4,5 bintang. Selain aksi perangnya sik, film ini dipenuhi cowok-cowok ganteng. Sebut saja Haruma Miura, Junichi Okada dan Shota Sometani, bahkan saya nyaris ngga mengenali Mao Inoue, cewek judes di Hana Yori Dango.😉😉


Tidak ada komentar:

Posting Komentar