Senin, 30 April 2012

THE FIVE PEOPLE YOU MEET IN HEAVEN MITCH ALBOM



Paperback, 208 pages
Published June, 2011 by Gramedia Pustaka Utama

“Orang-orang asing adalah keluarga yang belum kau kenal.” (hal. 54)

Pernahkah kita membayangkan apa yang akan kita temui setelah kematian menjemput kita? Dari agama yang saya anut, saya akan bertemu dengan malaikat yang memberi pertanyaan2, yang nantinya akan menentukan dimana nantinya kita berada. Di surga sebelah mana kita akan berdiam selama-lamanya. Tapi sebelum kita masuk ke surga dimana banyak orang sebut, dimanakah jiwa akan berada? Apakah kita tidak akan bertemu dengan mahluk lain selain malaikat? Bagaimana dengan ungkapan semoga kita bertemu di surga, di kehidupan yang akan datang?


Eddie Maintenance menemui ajalnya di tempat kerjanya yang sangat ia cintai. Ruby Pier adalah sebuah tempat hiburan dimana berbagai macam wahana permainan yang banyak menyedot kehadiran pengunjung, tua muda, laki perempuan. Berpuluh tahun ia menggantikan posisi ayahnya sebagai penanggung jawab maintenance, dan kerena itulah nama maintenance menempel pada Eddie. Ayahnya, seseorang yang ia ingat selalu berlaku kasar padanya, kepadanyalah Eddie menyimpan beribu pertanyaan dan dendam hingga sang ayah meninggal dunia.

Cerita mulai bergulir setelah kematian Eddie. Sesuai judulnya, ada 5 orang yang ditemui Eddie setelah ajalnya tiba. Tidak ada yang mengira bahwa pertemuan sekilas seseorang dengan seseorang yang lain adalah suatu kebetulan yang sudah terancang. … "bahwa setiap kehidupan mempengaruhi kehidupan berikutnya, dan kehidupan berikutnya mempengaruhi kehidupan berikutnya lagi, dan bahwa dunia ini penuh dengan kisah2 kehdiupan, dan semua kisah kehidupan itu adalah satu (hal. 202)". Dan tidak ada kehidupan dari seseorang yang sia2.

Kelima orang yang menemui Eddie di alam baka tidak semua orang2 yang perah dekat secara pribadi atau emosional dengan Eddie. Beberapa orang bahkan tak pernah dia kenal sebelumnya, atau paling tidak pernah ia jumpai sekali dalam hidupnya. Tak bisa diprediksi dimana dan siapa yang akan ditemui Eddie, dan justru kepada merekalah Eddie belajar mengenai apa yang pernah terjadi dan ia bawa mati segala pertanyaan yang ia simpan selama ini. Dendam dan rasa penasarannya pada ayahnya dijelaskan seseorang yang jauh dari bayangannya pernah mengenal dirinya dan juga ayahnya. “Menyimpan rasa marah adalah racun. Menggerotimu dari dalam. Kita mengira kebencian merupakan senjata untuk menyerang orang yang menyakiti kita. tapi kebencian adalah pedang bermata dua. Dan luka yang kita buat dengan pedang itu, kita lakukan terhadap diri kita sendiri.”(hal. 145)

Comments:
Terus terang, baru sekarang saya menemukan alur cerita macam begini. Jika hanya sekedar maju mundur sih sudah sering saya temukan, tapi yang setipe dengan tulisan Albom, baru buku setebal 208 ini saja. Oya, saya bukan tipikal penyuka buku2 spirit, motivasi ataupun buku masalah kejiwaan yang memang secara khusus membahas masalah kehidupan, tujuan hidup dan semacamnya. Tapi ternyata saya sangat suka dengan buku ini. Penyampaian message-nya lebih mengena dibandingkan jika saya secara khusus membaca buku yang membahas tema2 tersebut.

Terlepas dari segala agama apa yang melatarbelakangi buku ini, tapi saya pikir bisa jadi khayalan Mitch Albom adalah suatu ide utopia bagi para arwah yang masih penasaran dengan segala urusan dunia. Meski ada yang mengatakan, sudah putus urusan anak Adam begitu kematian tiba, kecuali 3 perkara, 1. Doa anak yang sholeh, 2, Amal jariyah, 3.  dan ilmu yang bermanfaat.

Eddie sangat mencintai pekerjaan, dan ia sangat bertanggung jawab atas posisinya sebagai maintenance. Hidupnya harus berakhir ketika ia menyelamatkan jiwa gadis kecil, salah satu pengunjung taman hiburannya. Tuhan, tidak membedakan agama apa seseorang. Eddie, ataupun siapapun dia, tetap saja meninggalkan 3 perkara setelah kematiannya. Meski Eddie dan istrinya tidak memiliki anak, anak2 pengunjung taman hiburan sangat sayang padanya, disiplin yang tinggi menjaga seluruh mesin demi keselamatan para pengunjung menjadi amalnya sepenjang hidupnya, dan ilmu pengetahuan yang ia bagikan pada semua orang, tetap saja membawanya menuju surga yang ia pilih. Ruby Pier.


Nonton filmnya yang dirilis secara mini seri tahun 2004 juga cukup melegakan karena sangat setia dengan bukunya. Check out the trailer. Film bisa diunduh di torrent



7 komentar:

  1. ditulis koment ama yang nulis ripiu, bingung mau nulis apa, hahahaha
    #kabur

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bacalah...janganlah engkau kabur.... :D

      Hapus
  2. waktu habis membaca buku ini (dulu..), saya lantas membayang siapa-siapa saja 5 orang yang (mungkin) akan bertemu dengan saya sebelum masuk surga :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahahaha.... Samaa... Mbayangin orang2 yang ngga pernah kenal deket, tapi sangat berpengaruh di kehidupan kita...

      Hapus
  3. aku juga suka banget buku ini, saking bagusnya sampe bingung mau nulis review apa kecuali yg kutulis di blogku (http://monicpecintabuku.blogspot.com/2011/02/five-people-you-meet-in-heaven-meniti.html) hahaha....

    Mitch Albom mana lagi yg sudah di-review?
    Aku mau ikutan tengok dong...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pas baca buku ini, belum kebayang nulis reviewnya bakal kayka apa. Ada beberapa kalimat yang pengen ditulis, ternyata ngga ketulis hahaha...

      Mitch Albom yang lain? Masih mark as to read hihihi...
      Sudah nonton filmnya? Katanya setia sama bukunya. masih ndonlot sih :)

      Hapus
  4. aku juga suka buku ini.
    buku-buku Albom memang menginspirasi.

    BalasHapus