Kamis, 31 Mei 2012

EIFFEL ,TOLONG! (Clio Freya)




Paperback, 343 pages
Published March 2009 by Gramedia Pustaka Utama
Rating: 4/5 stars

Owh, nooooo… 

Kenapa saya terjebak membaca bacaan milik ponakan begini? Melihat sampulnya, gadis dengan tas punggungnya di depan Eiffel, saya bayangkan ceritanya bakal serupa tapi tak sama dengan Eiffel I’m in love, novel teenlit yang sudah dilayarlebarkan (dan sumpah, saya ngga mau nonton!!!). Novel dengan logo ‘Teenlit, express your world’ ini tergelatak tak berdaya di atas meja di dekat meja setrika rumah. Nganggur tak tersentuh selama berbulan-bulan. Kata ponakan itu adalah novel pinjaman dari seorang temannya. Saya memicingkan mata tiap kali mata saya menatap sampul abege-nya. Sampai suatu saat…

Saya sedang jenuh dengan pekerjaan atau dengan bacaan yang saya baca hasil minjam kakak perempuan saya yang rata2 seputar fiminisme, maka akhirnya saya meraih novel…..kedua novel ini yang berjudul From France to Eternity. Saya tak tahu kalo ternyata ini adalah buku ke dua dari novel melas di atas meja berbulan yang lalu. Dan, baiklah saya akui, saya jatuh cintaaaaa pada novel karangan Clio Freya ini….


Tokoh utama novel remaja ini adalah Fay Regina Wiranata, gadis (mungkin) menjelang 17 tahun dan baru saja naik kelas 3 SMA. Fay adalah anak tunggal dari orangtua yang sibuk. Rencana berlibur bersama mamanya yang bertugas di Perancis gagal. Gantinya? Fay harus ke Perancis sendirian karena tiketnya tak bisa di refund. (Ngiri ngiri ngiriii). Sesampai di Paris, Fay kini mempunyai agenda baru, belajar bahasa Prancis langsung dari native speaker-nya! Whoaahhhh… tambah mupeng deh…

Apakah Fay akan melakukan agenda yang ia rencanakan? Tentu saja tidak. Rencananya harus diubah 320 derajat begitu ia diculik pada saat ia tengah asyik menikmati pemandangan Eiffel. Hidupnya tak lagi sama selamanya setelah penculikan itu. Fay terjebak pada sebuah agen rahasia yang dikomandani oleh Andrew McGallaghan yang lembut di permukaan tapi kejam jauh di lubuk hatinya.

Nasib tambah rumit ketika ia harus bersandiwara dimanapun ia berada, di depan pemilik rumah yang ia tinggali, di kursus Prancisnya dan sekaligus selama training super keras di agen Andrew. Rumitnya berlipat ketika muncul 2 cowok ganteng yang membayangi Fay di sana sini. Kent, cowok pirang bermata biru yang ditaksir Fay pada tatap mata pertama, Reno, cowok macho pelindungnya yang menempelnya selama kursus bahasa Perancis berlangsung.

Apakah kisah selanjutnya semacam cinta segitiga, Kent-Fay-Reno? Tidaaaakkk… Konfliknya lebih menyerupai agen rahasia James Bond. Fay harus mampu mengelabui seseorang yang secara fisik sangat menyerupai dirinya di sebuah keluarga Malaysia. Seena mempunyai cirri khas yang sama persis dengan Fay, dengan kemampuan dan interest yang berbeda tentunya. Seena menyukai make up dan olah raga lari. Fay? Tomboy dan sedikit menggemuk di beberapa bagian tubuhnya. Training ketat yang diberikan padanya oleh Andrew dan anteknya tidak melulu fisik tapi juga cara berpikir cepat mengambil tindakan di saat yang dibutuhkan. Itu akan mudah jika konsentrasinya tidak melulu pada kegantengan Kent…

Comments:

Terus terang saya membaca novel ini seperti menonton film spionase saja. Alurnya sangaat cepat tanpa meninggalkan detil yang saangat detil. Bayangkan, saya saja ikut pusing selama sesi menghapal Fay seputar keluarga besar Seena, denah rumah, analisis perimeter, dsb. Itu belum termasuk beberapa hukuman keras yang harus diterima Fay jika ia melakukan kesalahan. “Kesalahan adalah dosa besar di rumah ini,” kata Kent. Sadiiisss… Jalinan konflik yang disuguhkan penulisnya sangat rapi, njilmet tapi menarik. Buat penggemar cerita2 spionase dengan cita rasa remaja sepertinya bisa mencoba mencicipi membaca novel ini. Ditanggung tak bakal diletakkan sebelum lembar akhir.

PS. Setelah berbulan2 nganggur di atas meja, novel ini akhirnya kembali ke pelukan pemiliknya. Saya yang membaca ke duanya terlebih dahulu setengah mati mencari buku ini di toko2 buku dimana mana. Hingga akhrinya saya temukan di Gramedia online. Saya memesan novel teenlit ini SECARA ONLINE!!! *geleng2 kepala*. Tapi ngga nyesel kok :D



19 komentar:

  1. ak baru baca buku pertamanya, emang beda mb dari teenlit biasa, detektif2an, baca reviewnya jadi pengen nglanjutin lagi ;-)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalo aku bacanya buku dua baru buku satu. Semuanya seruuuu

      Yuk lanjutin lagi... :)

      Hapus
  2. uah, beli buku fisik lagi :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mau mark as to borrow? boleeehhhh :D

      Hapus
  3. hahaha seru baca reviewnya...dari covernya nggak nyangka kalo isinya spionase ya, kirain bakal kaya kisah2 cinta remaja biasa di paris =)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Reviewnya aja seru, bukunya lebih seruuuu hahaha...

      Iya, diliat dari covernya, kayaknya bakal tinlit cinta2 khas eiffel i'm in love ituuhh... Torn between two lovers.. oh nooo... :p

      Hapus
  4. suka sama Kent :))
    di buku kedua lebih seru lho...

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, Kent nggatheng banget
      Belum sempet nulis ripiunya...

      Hapus
  5. lhah, diculik di Perancis? wah pasti seru nih ceritanyaa...

    BalasHapus
    Balasan
    1. seruuu... plus adegan kejar2an en kiss2nya juga hahaha...

      Hapus
  6. wah, tumben teenlit ceritanya model begini :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, coba baca deh. Tapi kayaknya di toko buku sdh agak nyarinya :D

      Hapus
  7. Iya mba, ini buku teenlit Indonesia paling keren yg pernah ada!!
    Bukunya lumayan berbobot, ga model spionase kacangan. Ga sabar nunggu buku ketiganya tapi ga terbit2... hiks.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya ya. Saya sudah nyoba nyari di blognya, di fbnya, ngga ada kabar buku ketiganya kapan rilis. Stuck kali ya Kejahatan apalgi yang bakal dilakukan si Andrew ituh?

      Hapus
  8. Haha.. Kadang2 baca buku begini menghibur juga ya!! :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bangeettt.... apalagi kalo lagi suntuk....

      Hapus
  9. ada yg tau gak novel ketiganya udah keluar belum...??

    BalasHapus
    Balasan
    1. Vhanda, sayangnya kok belum ada kabarnya ya?

      Sudah nyari site-nya en dimana mana... :((

      Hapus
    2. buku ke 3 judulnya Traces of Love terbit tanggal 29 September 2014, dapat info dari fb nya Clio Freya

      Hapus