Kamis, 31 Mei 2012

EIFFEL ,TOLONG! (Clio Freya)




Paperback, 343 pages
Published March 2009 by Gramedia Pustaka Utama
Rating: 4/5 stars

Owh, nooooo… 

Kenapa saya terjebak membaca bacaan milik ponakan begini? Melihat sampulnya, gadis dengan tas punggungnya di depan Eiffel, saya bayangkan ceritanya bakal serupa tapi tak sama dengan Eiffel I’m in love, novel teenlit yang sudah dilayarlebarkan (dan sumpah, saya ngga mau nonton!!!). Novel dengan logo ‘Teenlit, express your world’ ini tergelatak tak berdaya di atas meja di dekat meja setrika rumah. Nganggur tak tersentuh selama berbulan-bulan. Kata ponakan itu adalah novel pinjaman dari seorang temannya. Saya memicingkan mata tiap kali mata saya menatap sampul abege-nya. Sampai suatu saat…

Saya sedang jenuh dengan pekerjaan atau dengan bacaan yang saya baca hasil minjam kakak perempuan saya yang rata2 seputar fiminisme, maka akhirnya saya meraih novel…..kedua novel ini yang berjudul From France to Eternity. Saya tak tahu kalo ternyata ini adalah buku ke dua dari novel melas di atas meja berbulan yang lalu. Dan, baiklah saya akui, saya jatuh cintaaaaa pada novel karangan Clio Freya ini….

Jumat, 25 Mei 2012

LAskar Pelangi (Andrea Hirata)


Published in 2008 by Bentang Pustaka

Paperback, 534 pages

This review is based on multiple intelligence point of view

I accepted my friend's request to substitute her on Friday, teaching her class Intermediate 2. The topic was about Multiple Intelligence. Well, it was my first time to teach the level, so I had to prepare it well. I read the long reading from the book. The deeper I read it, the more I recognize someone special from the book I was reading, Lintang.

 For those who read the best seller book Laskar Pelangi by Andre Hirata will know what kind of student Lintang used to be. An amazingly intelligent student who really exist in a poor pathetic school in Belitong. I found out how many intelligences he had out of 8 multiple intelligences that Dr. Howard Gardner describes.

TUESDAYS WITH MORRIE



Paperback, 220 pages
Published 2006, Gramedia Pustaka Utama 
Rating 5 of 5

Bagaimanakah perasaan kita jika kita melihat ‘upacara pemakaman’ kita berlangsung di depan mata, sementara kita masih hidup?

Morrie Schwartz, tokoh sentral dalam novel ini berinisiatif mengadakan upacara pemakamannya sebelum kematiannya, karena ia merasa bahwa akan sangat percuma memberi kesan2 positif kepada yang bersangkutan sementara ia  berada dalam peti mati. Begitulah Morrie. Ia mengundang sanak saudara, kawan, sahabat, untuk menghadiri upacara pemakamannya sebelum ia meninggal. Ia bias menangis sekaligus tertawa bersama hadirin. Ngilu.

Sosok Morrie adalah Guru Sampai Akhir bagi Mitch Albom, si penulis novel ini, tetapi mungkin juga bagi semua orang yang membaca buku ini. Tak berlebihan, jika saya pun secara pribadi mengharapkan adanya sosok seperti Morrie dalam kehidupan nyata saya. 

Minggu, 20 Mei 2012

TEMPTATION #1 (Karen Ann Hopkins



Ebook (Epub) format, 257 pages
Published June 2, 2012 by Harlequin
Rating: 3 of 5 stars

I finally found one attractive novel that hardly I put it down!!!

Setelah ‘gagal’ menikmati dua novel gratis unduhan dari netgalley, saya menemukan novel dengan cover sedikit ‘mengundang’ ini. Jangan berpikir macam2 tentang isi novel ini lebih hot dari sampulnya. Isinya membuat saya ternganga bahwa ternyata ada banyak persamaan antara Islam (agama yang saya anut ortodoks (saya ngga ortodoks) dengan Kristen ortodoks. Yang disebut Amish.
Kisahnya sendiri bercerita seputar kisah cinta remaja, Rose, non Amish yang disebut sebagai English dalam komunitas Amish dengan Noah, pemuda dari keluarga Amish.  Noah dan Rose yang kebetulan bertetangga dekat saling bertemu pertama kali ketika Rose mengikuti ayahnya, Dr. Cameron pindah tugas ke sebuah daerah yang banyak dihuni The Amish. They fell in love at the first sight. Sweet. Noah, meski dalam agamanya dilarang melakukan kontak mata dengan gadis di luar komunitasnya, terhanyut dengan pesona Rose yang seorang dancer. Kalo bukan karena pesona Noah yang nggantheng, ngga mungkin Rose jatuh cinta pada Noah yang dalam komunitasnya selalu memakai baju sederhana, celana suspender, dan tak lagi bersekolah di usia 17 tahun.

Kamis, 17 Mei 2012

Kang Sejo Melihat Tuhan (Mohammad Sobary)



Soft cover, 235 pages
Published April 1993, Gramedia Pustaka Utama

(Review ini hanya merujuk pada SATU cerpen di dalam kumpulan cerpen ini, bukan keseluruhan cerpen)

Saya baru saja selesai membaca salah satu tulisan pendek milik M. Sobary dalam bukunya Kang Sejo Melihat Tuhan. Tersentil sedikit, ngga terlalu parah karena tulisan ini bukan ditujukan untuk pejabat seperti saya. Tapi tetap saja tulisan ini menyindir saya.

Begini, dalam tulisannya, Sobary membandingkan antara tokoh utama, pendekar silat Mahesa Jenar dalam kisah karya S.H. Mintardja, Nagasasra Sabuk Inten, memilih meninggalkan jabatannya sebagai wiratamtama Kerajaan Demak, dan lebih memilih menjadi pendekar, hidup bersahaja, jauh dari kemewahan duniawi (hal. 106). Sebagai perbandingan Mahesa Jenar, sang penulis membandingkan dengan para mantan pejabat yang menganggap bahwa menjadi mantan adalah suatu hal yang menakutkan. Mungkin bahkan mewujud menjadi ketakutan itu sendiri. Maka, kalau menjadi mantan tak lagi terhindarkan, maunya mereka menjadi mantan yang makmur (hal. 108).

Selasa, 08 Mei 2012

MOCKINGJAY



Format: Epub (Ebook)
Pages: 315 (Iriver cover story e-reader)
Published August 24, 2010
Rating: 4 of 5 stars

Finally, this is the last logy of trilogy Hunger Games.

Katniss woke up in a totally unfamiliar place. This is District 13. Welcome, Mockingjay.
The Quarter Quell didn’t finish with a victor. There were some people who sabotaged the game by exploding the arena and saved Katniss and some tributes, but Peeta. He ended up as a prisoner in Capitol. Katniss was restless.

Minggu, 06 Mei 2012

CATCHING FIRE (Suzanne Collins)



Format I read: Epub (ebook)
Pages: 218 (according to my Iriver Cover story reader)
Published September 1st, 2009
Rating: 4 of 5 stars

This is the second logy of trilogy Hunger Games. Katniss and Peeta, two tributes from District 12 finally could make themselves victors.  They, especially Katniss, finally had proper life: proper house, food and other supports. Did all supports make their problems in life, in the midst of Capitol tyranny, solved? President Snow, who happened to be tricked by Katniss’s trick at the end of Hunger Games wanted to teach her a lesson. The berry act between Katniss and Peeta was considered a rebellion by Snow.
The next year, after the 74th Hunger Games, was the 75th Hunger Games which was called as Quarter Quell. All the living tributes must join the Quarter Quell, including three victors from District 12: Katniss, Peeta and Haymitch who was formerly their couch in the previous Hunger Games. The last year nightmare in the game must come again to Katniss and Peeta. This time, Snow really didn’t want to release Katniss free as a victor.

Jumat, 04 Mei 2012

THE HUNGER GAMES (Suzanne Collins)



Format: Epub ebook
Published October 31. 2008
by Scholastic Inc

How does a country commemorate its country’s rebellion? Indonesia got its rebel in 1965 when Indonesian Communist Party tried to occupy the government by attacking all parts of fields to get its power. Indonesian government succeeded in eliminating the communist power by arresting some prominent officials who involved in its rebellion and dissolved the party. Every October 5, Indonesia holds a ceremony to commemorate the heroes who died in struggling the honor of the country. Capitol, on the contrary holds a bloody game, called Hunger Games to commemorate the rebellion that happened 75 years ago. Capitol formerly had 13 districts but then the 13th district held a rebellion which caused the district eliminated forever. The Hunger Games itself is held to remind all districts not to even try to do the similar thing like District 13.

Kamis, 03 Mei 2012

The Vow (Kim and Krickitt Carpenter)


THE VOW

Terus terang, saya tertarik membaca ini karena dua hal. Yang pertama adalah karena saya sudah menonton trailer filmnya, dan sepertinya lumayan. Yang kedua adalah sedikitnya lembar novel yang berdasar kisah nyata ini. LOL. Tetapi, sebelumnya saya belum tau ding kalo buku ini ternyata berdasar kisah nyata suami istri Kim dan Krickitt Carpenter. Saya baru tahu ketika melihat di lembar pengarang, dan si aku (penulis) menjelaskan siapa dirinya di lembar awal novel.