Kamis, 11 Juli 2013

Explicit Love Story by Lee In Sae




Paperback, 383 pages
Published by Penerbit Haru, july 2013
Rating 3,2/5

Siapa percaya kedalaman hati seorang Ma Gyo Ju—Casanova dari budaya Korea? Apalagi ketika ia mendaratkan hatinya pada seseorang berwajah biasa saja yang bahkan terhitung tua di kelas angkatannya?

Han Lee Seon, 24 tahun, mahasiswi sastra Korea tingkat pertama, adalah seorang expert seputar hubungan laki-perempuan, bahkan untuk bagian intim sekalipun ia hapal dengan segala posisi berhubungan antara pria-wanita. Tak heran, Lee Seon, sudah membaca buku buku seputar seks ini semenjak ia duduk di bangku SD kelas tiga! Meski pada awalnya ia cukup kesulitan memahami istilah tertentu dalam buku atau majalah yang ia baca, tapi tetap saja, seiring dengan berjalannya waktu, ia bakal fasih membicarakan ini ketika ia berusia 24 tahun. Sayangnya, semua pengetahuan itu hanya sekedar pengetahuan, tanpa sekalipun ia pernah menjadi pelaku dalam suatu hubungan pria wanita alias ia hanya tahu teori tanpa praktek sekalipun. 


Ma Gyu Jin, 24 tahun, mahasiswa seni keramik tingkat senior, terkenal dengan wajah gantengnya dan deretan wanita penggemar yang selalu bagai pagar hidup dimanapun ia berada. Mantan pacarnya yang cantik jelita meninggalkannya begitu saja dengan deretan gossip yang menyebar seantero kampus. Gossipnya ternyata tidak hanya melulu sebagai Casanova yang ditinggal pergi sang kekasih, tetapi juga masalah keluarga kayanya yang tiba tiba bangkrut. 

Lee Seon dan Gyo Jin saling bertemu di sebuah meeting perjodohan. Sayangnya tak ada satu pun yang melirik padanya. Kecuali ketika tiba-tiba pembicaraan banting stir ke nomor unik yang bisa dihubungi oleh teman Lee Seon, Seon Ju, yaitu 6969. Pria wanita dewasa manapun akan tahu apa itu kode 69. Dan karena itu adalah spesialisasi Lee Seon, maka perhatian para pria itu pun teralih padanya, termasuk Gyo Jin. Dan ternyata perhatian Gyo Jin tak berpaling dari Lee Seon mulai hari itu, dan juga hatinya.

Masalahnya adalah Gyo Jin sudah terkenal dengan aura Gyo Ju-nya sementara Lee Seon ini hanya sekedar teori yang ia hapal, tanpa pernah merasakan berciuman sekalipun. Belum lagi gossip yang beredar seputar Gyo Jin, tak memudahkan Lee Seon untuk mempercayai Gyo Jin, si seksi dari seni keramik.

Comments:
Well, saya cukup shock membaca novel dengan label dewasa ini. Sebelumnya, saya juga kaget ketika membaca After D-100, yang meski harus diberi label ‘Dewasa’ pula, tapi adegan skinship tidak sebanyak novel ini. Bahkan di awal novel, pembaca sudah dibikin sedikit panas dengan bacaan Lee Seon. Saking banyaknya, saya jadi berpikir ini seperti sedikit mengaburkan cerita lainnya, misalnya bagaiman keluarga Gyo Jin bangkrut, dll. Saya cenderung berpikir, suguhan utama dari kisah ini adalah adegan skinship itu sendiri yang untungnya sangat lebih halus dibandingkan novel barat yang memang masuk kategori erotis. Kekonyolan Lee Seon masih mengingatkan saya bahwa ini adalah novel Korea yang sangat kental nuansa Korea-nya. 

Well, yes, nuansa Korea sangat kental disini, lengkap dengan pepatah lucu, pemandangan yang indah meski hanya dalam deretan kata-kata, tapi ini sering saya dapatkan dalam drama2 Korea, dan tentu saja pihak ketiga dan ke empat yang mengganggu hubungan mereka. Untuk masalah satu ini, sebenarnya saya sudah bosan dengan konflik asmara yang begitu begitu saja. Sepertinya gangguan suatu hubungan adalah seputar orang ketiga dan ke empat saja. 

Di sampul novel ini, tertulis nama penulis yang ternyata dalah penulis novel Personal Taste yang sudah pernah di film-kan dengan bintang utama Lee Min Ho dan Son Ye Jin tahun 2010 lalu. Menurut saya, olahan kedua drama ini hampir saya: si cowok ngganteng, dan cewek berwajah sangat biasa saja dan mempunyai selera baju yang kurang. Terus terang, saya tidak menonton drama ini secara lengkap karena kadung illfeel dengan acting Lee Min Ho (maapkan saya, Lee Min Ho fans). Sepertinya si penulis suka sekali membayangkan adanya romansa antara dua makhluk dengan penampilan seperti ini. Bukannya saya mengatakan bahwa ini tidak boleh, tapi dari dua karyanya, ia membuat ramuan yang sama, sepertinya ini sedikit gampang untuk memprediksi novel2nya yang akan datang. 

Overall, saya cukup menikmati romansa dua anak manusia ini lengkap dengan kelucuan khas drama Korea. Sebenarnya saya ingin memberi lebih dari 3,2 bintang, tapi dengan pertimbangan di atas, maka saya hanya mempu memberi jumlah bintang itu.

3 komentar:

  1. suka pas bagian naik gunung =))

    BalasHapus
  2. Salam kenal! :D

    Yang pengin baca2 novel gratis, mampir ke sini yuk! ;)

    http://nayacorath.wordpress.com

    BalasHapus
  3. Salam kenal! :D

    Yang pengin baca2 novel gratis, mampir ke sini yuk! ;)

    http://nayacorath.wordpress.com

    BalasHapus