-->

Pembaca Bintang di Kedai Kopi Bulan Purnama by Mochizuki Mai

 


Paperback 288 pages

Ilustrator Sakurada Chiro

Penerjemah Ribeka Ota 

Published Juli 2022 by Penerbit Baca

Rating 3,5/5

Ketika buku ini wara wiri di timeline Twitter saya, saya langsung kepincut melihat buku ini bakal penuh dengan ilustrasi. Bayangan saya sih mirip dengan buku-bukunya Brian Selznick, Wonderstruck dan The Adventure of Hugo Cabret. Tapi ternyata saya salah. Agak kecewa sih, tapi ternyata di bagian belakang bukunya terselip bonus postcard yang diambil dari cerita-cerita di dalam novelnya. Satu lagi kesalahan saya akan asumsi awal buku ini adalah buku ini ringan tapi hangat, tipikal Jlit pada umumnya. Eh, ternyata ngga seringan itu, sodara-sodara. Terutama buat saya yang awam banget tentang astrologi.

Yup, buku ini penuh dengan deskripsi astrologi yang disampaikan dengan cukup ringan, tapi buat saya tetap ga gitu mudeng πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…

Mengambil beberapa karakter yang dijadikan tokoh utama di setiap bagian membuat saya harus menulis nama-nama karakter demi memudahkan menulis review ini dan melihat hubungan antara satu karakter dengan lainnya.

Serikawa Mizuki adalah seorang penulis naskah drama yang pernah sangat populer, namun ternyata popularitas ada masanya. Ia harus menelan penolakan akan naskahnya yang ia harapkan bakal menjadi hit. 

Di tengah kegalauannya, Serikawa bertemu dengan sebuah truk trailer yang berbentuk seperti kedai kopi dengan tulisan Kedai Kopi Bulan Purnama. Dengan ragu-ragu, ia melangkah masuk dan disapa oleh sepasang kucing sebesar manusia. apakah ini semacam pesta cosplay di dalam kedai kopi? Hmmmm... Ternyata para kucing ini ahli membaca astrologi. Maka meluncurlah pembacaan bintang bagi Serikawa lengkap dengan masa lalunya yang dihubungkan dengan planet-planet. Jadi apa manfaatnya bagi Serikawa setelah tahu tentang astrologinya? Well, tentu sangat bermanfaat baginya sebagai penulis skenario.

Nakayama Akari adalah seorang direktur acara TV. Posisinya sering serba salah karena di tangannya terletak keputusan apakah sebuah drama akan menjadi hit atau gagal. Maka dari itu ia pula yang harus menentukan naskah drama mana yang bakal dipilih menjadi drama. Di tangannya, naskah Serikawa ditolak. Sementara kehidupan pribadinya tidak semulus karirnya sebagai direktur acara TV. 

Ayukawa Satsuki adalah seorang aktris yang sedang naik daun. Karirnya terancam hancur seiring santernya berita tentang perselingkuhan yang ia lakukan dengan seorang pria beristri. 

Mereka berdua yang sedang mengalami kegundahan akan masalah pribadi dan profesional ini juga menemukan truk trailer kedai kopi dengan nama Kedai Kopi bulan Purnama. Para kucing yang menjadi pelayan kedai tersebut siap dengan pembacaan astrologi bagi keduanya, sekaligus hidangan yang menggiurkan. 

Mizumoto Takashi adalah ahli IT yang memiliki perusahaan pengolahan data komputer bersama teman masa SMA-nya, Yasuda Yuichi. Mereka berdua juga mengembangkan gim sosial dimana para pemainnya bisa memilih karakter kesukaan. Mizumoto sering mengalami masalah pada pekerjaannya, file yang terselip, file yang kehapus secara tidak sengaja, atau email penting yang nyasar ke spam. Sepertinya hal kecil ya tapi tentu saja ini sangat berpengaruh pada   kinerjanya.

Hayakawa Megumi adalah pekerja salon dimana Mizumoto seringkali melewati salon tempat ia bekerja. Mereka berdua adalah teman masa sekolah dulu yang bertemu kembali di tanah rantau. Megumi, meski ia bekerja di salon, bukan berarti ia ahli dalam memotong rambut. Keahliannya yang sebenarnya adalah merias wajah. Karena itulah ia memilih mundur dari salon tempat ia bekerja.

Mereka berdua juga bertemu dengan para kucing pembaca astrologi. Bedanya kisah pertemuan mereka seperti dalam mimpi (sehingga mereka tidak sempat mencicipi kopi atau es enak yang dihidangkan di kedai kopi Bulan Purnama. Ini asumsi saya saja sih hehehe).

Yang menyenangkan dari kisah-kisah mereka adalah hubungan antara semua karakter baik di masa sekarang maupun di masa lalu. Semua dihubungkan dengan kucing-kucing dan pria tua. Ada keharuan yang diam-diam menyelinap setelah tahu hubungan mereka semua dan progress mereka setelah pembacaan astrologi. Ah, andai kedai kopi Bulan Purnama ini bisa ditemukan di mana saja.

Di bagian akhir, si penulis berterus trang bahwa ia memang sengaja mempelajari astrologi dan ingin menuangkannya dalam sebuah novel. Meski saya kurang paham dengan penjelasan astrologi disini, tapi mengetahui kisah tiap karakter dan perkembangannya sudah sangat menyenangkan buat saya

1 Response to "Pembaca Bintang di Kedai Kopi Bulan Purnama by Mochizuki Mai"

  1. Baca resensi bukunya tambah penasaran sama cerita tokoh-tokohnya yang saling berhubungan. Saya sudah punya bukunya, tinggal menunggu momen saja untuk membacanya, hehe

    ReplyDelete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel