-->

Lalu, Baton Diserahkan by Maiko Seo


Judul asli: そして、バトンは渡された

Penerjemah: Milka Ivana

408 pages paperback

Published Oktober 25, 2023 by Gramedia Psutaka Utama

 Rating: 4/5

 Saya sudah pernah menonton film berjudul yang sama beberapa tahun lalu, dan baru tahu bukunya diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Biasanya, buku yang sudah difilmkan dan sudah saya tonton, cukup jarang saya punya keinginan untuk membaca bukunya. Tapi karena buku ini masuk dalam deretan diskon Gramedia tahun lalu, saya jadi gatal ingin membacanya 😂.

Ceritanya berpusat pada Yuko chan yang memiliki satu ayah kandung dan dua ayah sambung. Sementara ibu kandungnya sudah meninggal sejak ia kecil, dan kemudian memiliki ibu sambung yang cukup unik, Rika san. 

Ceritanya menggunakan banyak sekali flashback dari Yuko chan kecil, Yuko chan ketika masih tinggal dengan ayah kandung dan Rika san dan lompat ke Yuko chan remaja dan tinggal bersama Morimiya san, ayah sambung ketiga. Ketika Yuko masih duduk di bangku SD, ia memiliki dua teman baik yang tak ingin ia tinggalkan meski harus melepas ayah kandungnya pergi ke Brazil sendirian. Tinggal berdua bersama Rika san dan tetap memiliki teman-temannya adalah pilihan Yuko, meski harus hidup dengan biaya hidup yang seadanya. 


Ketika teman-teman Yuko mulai sibuk dengan berbagai macam kursus, salah satunya adalah piano, Yuko pun memiliki keinginan yang sama. Ia membicarakan ini dengan Rika san yang bekerja serabutan demi menghidupi mereka berdua. Tak disangka, Rika san memiliki cara untuk mewujudkan keinginan Yuko dengan menikahi seseorang kaya raya yang memiliki piano di rumahnya, Izumigahara san. Dan Yuko pun berpindah rumah sekaligus berpindah ayah kedua.


Ketika tinggal bersama Morimiya san, Yuko mulai mendapatkan bully-an dari teman-temannya yang merasa bahwa Yuko ini sering tebar pesona pada banyak orang, terutama pria. Pengaruh kuat dari Rika san yang ceria dan banyak senyum ternyata justru membuatnya mendapatkan perlakuan kurang menyenangkan di sekolah. Tapi memiliki orangtua yang sering kali berganti, membuat Yuko menjadi lebih dapat menerima perlakuan tidak adil ini karena ia sendiri merasa memiliki banyak orangtua itu bukan hal umum di masyarakat. Cara berpikir yang agak aneh memang.


Ketika Yuko chan akhirnya akan menikah, siapa ayah yang pantas untuk berjalan bersamanya di altar untuk kemudian menyerahkan pada si suami?

Poster filmnya yang rilis 2021

Terus terang sepanjang saya membaca novel ini yang terbayang justru dua sosok pemain live action filmnya yang beberapa waktu lalu beredar berita perselingkuhan mereka. Yup! Berita tentang Mei Nagano dan Kei Tanaka yang berperan sebagai ayah dan anak di film, ternyata di luar menjalin hubungan romance terlarang karena status Kei Tanaka menikah. Sementara Mei Nagano yang selama ini dikenal sebagai sosok lugu dan imut, mau tidak mau menjadi tercoreng. Saya pun tak bisa memungkiri bahwa selama membaca ini saya jadi membayangkan trailer filmnya dimana Yuko chan beberapa kali tersenyum menggoda pada Morimiya san. Padahal jika saja saya belum menonton filmnya, dan tak ada berita perselingkuhan itu, novel ini sangat menyenangkan untuk dibaca. Ada beberapa isu yang bisa ditangkap disini: parenting yang cukup unik dari Rika san, Morimiya san, Izumigahara san, dan Tanaka san, si ayah kandung yang meski berpisah jarak dan waktu, kasih sayangnya tak pernah pudar. Bagaimana seorang Yuko chan menghadapi teman-temannya yang perlahan menjauhinya karena rumor kelas juga cukup mengesankan. Gaya parenting Morimiya san yang lebih banyak disebutkan disini karena Yuko chan lebih lama tinggal bersama Morimiya san. Meski sangat mendadak memiliki seorang putri, Morimiya san menganggap tugas seorang ayah adalah tantangan yang harus ia tunaikan setelah begitu banyak tantangan sebelum menikah telah ia capai. Menyongsong hari esok berdua jauh lebih menyenangkan dibandingkan seorang diri.


Well, meski saya merasa terganggu dengan gosip para pemainnya, novel ini tetap saya rekomendasikan untuk kalian penyuka Japanese literature. Jika berkenan ingin menonton versi filmnya, bisa juga. Sayangnya belum ada layanan streaming yang menayangkan film ini.



0 Response to "Lalu, Baton Diserahkan by Maiko Seo"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel