-->

Suicide Note by Michael Thomas ford

 


Ebook 215 pages

Published April 12, 2022 by Kindle Edition

Rating: 4/5

Ada beberapa kesalahan atau ketidaksengajaan ketika saya mengunduh dan membaca buku ini. Yang pertama, entah mengapa saya mengunduh buku dengan judul  demikian putus asanya. Yang kedua, entah mengapa saya mengira ini buku ditulis oleh penulis Jepang. Yang ketiga, saya tidak membaca sinopsis ataupun tag buku ini, sehingga saya terkaget-kaget sendiri ketika membaca bukunya hahaha... 

Jeff terbangun dari pingsannya dan tiba-tiba berada di rumah sakit jiwa. Berbagai perasaan merasuki dirinya yang merasa dirinya waras dan tidak bisa disamakan dengan para pasien lainnya. Di tempat ia dirawat, ada beberapa remaja lainnya yang hampir seusia dirinya. Ada dokter yang setiap hari menemuinya untuk mengajak konsultasi, terutama mengorek alasan mengapa ia berniat bunuh diri.

Ada banyak penolakan dari dirinya untuk diajak berkompromi. Jawaban yang bernada mengejek, mengelak hingga sarkastik selama sesi konsultasi ia berikan pada dokter yang ia panggil Cat Poop (nama aslinya memang susah diucapkan sekaligus ditulis :D) Sebaliknya, Jeff justru bisa berteman dengan baik dengan beberapa teman sesama pasien di RSJ tersebut, terutama Sadie, seorang pasien yang berusaha bunuh diri dengan cara menenggelamkan diri. 

Dengan teman-teman ini Jeff sebenarnya menunjukkan sifatnya yang perhatian. Obrolannya dengan Sadie sedikit membuka tabir tentang masa lalunya sebelum ia dikirim di tempat tersebut. Kedatangan Rankin, pasien baru, cowok bertubuh atletis ini yang membuat saya terkaget-kaget. Setelah saya menandai buku ini di Goodreads, saya baru membaca tag-nya yaitu LGBT. Tapi saya tetap tidak membayangkan bahwa Jeff sendiri adalah salah satunya. Ketika akhirnya ia bercerita tentang masa lalunya, juga tentang sahabatnya, Allie, saya masih kaget. Padahal, ya ampun, berapa dorama dan manga BL yang sudah baca hahaha.... Well, mungkin karena saya ngga siap dengan genre ini untuk buku ini. 

Isu mental health yang dipicu dari kelainan seksual, atau bullying, atau sexual harassment atau bahkan lainnya masih tetap menjadi isu hangat. Penolakan akan dirinya yang gay, atau penolakan dirinya sebagai korban masih akan terus ada. Itulah mengapa di akhir buku ini, penulis mencantumkan hotline untuk para korban, para pengidap mental health untuk mencari bantuan secara mental. 

Mental health adalah penyebab nomor 11 kematian di Amerika Serikat. Dimulai dari niat bunuh diri (suicidal ideation), usaha bunuh diri (a suicide attempt) hingga tindakan bunuh diri itu sendiri (suicide). Tak menutup kemungkinan jumlah rata-rata yang sama juga dialami oleh negara-negara berkembang seperti Indonesia. Jadi, perhatikan baik-baik keluarga kalian, anak, keponakan atau siapa saja karena di dunia yang sedang tidak baik-baik saja serangan mental bisa terjadi pada siapa saja.


0 Response to "Suicide Note by Michael Thomas ford"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel