Selasa, 16 Oktober 2018

Kana di Negeri Kiwi oleh Rosemary Kesauly


Ebook Gramedia Digital
Published Maret 23, 2005
Rating 3/5

Apa yang sering dikeluhkan remaja putri usia 16-17 tahun? Penampilan? Pacar? Ujian?

Kana, remaja pindahan dari Yogyakarta ke Selandia Baru sepertinya memiliki hampir semua remaja putri keluhkan dalam hidupnya. Kisah cintanya yang gagal dengan Rudi, pacar pertamanya di Yogya, menjadi kisah cinta paling membosankan bagi para teman barunya di sekolah Riverdale. Belum lagi kebawelannya tentang penampilannya yang terasa gendut, menjadikan Jyotika alias Joy, sahabatnya menjadi kesal. Masalahnya yang sepele terasa menjadi masalah kaliber super berat yang membutuhkan perhatian seluruh dunia. Dia abai dengan masalah orang lain yang bisa saja lebih serius dibanding masalah penampilannya.

Untunglah, kisah selanjutnya bukan lagi seputar Kana dengan segala komplainnya. Keputusannya move on menjadi angin segar dan cerita menjadi menarik tentang akan apa yang terjadi pada Kana yang baru, Kana yang tanpa masa lalunya dengan Rudi.

Bisa dibilang, cerita seputar Joy adalah masalah serius, yang bisa jadi mewakili banyak isu yang terjadi pada remaja putri dimana pun mereka berada. Menjadi korban pelecehan seksual adalah trauma sepanjang hidup. Mendirikan sebuah support group bagi Kana, yang sempat tak bisa move on dari mantan pacar, yang melakukan body shaming terhadapnya, adalah suatu pencapaian tersendiri. Sayangnya, masalah ini tidak terlalu detil dalam penceritaannya. Jika saja novel ini lebih tebal dengan fokus tersbut, mungkin saya akan menmbah bintang untuk rating buku ini :D

Hubungannya dengan Tsunehisa, cook Jepang yang manis berbakat itu juga cukup manis. Untung tidak berakhir seperti drama roman umunya--ketika si cewek sudah berhasil move on, mantan cowok muncul dengan memintanya kembali. Hahahaha... tipikal sekali. Dan sangat menyebalkan :(

Baiklah, perkenalan saya dengan penulis ini cukup lumayan. Bisa nanti saya mencari karya berikutnya.

Senin, 08 Oktober 2018

Dawuk by Makhfud Ikhwan


Paperback 182 pages
Published by Markjin Kiri, Juni 2017
Rating 3/5

Saya mengenal karya Makhfud Ikhwan pertama kali melalui novelnya berjudul Kambing dan Hujan-kisah cinta berbalut perbedaan Muhammadiyah dan NU. Novelnya kali ini, saya sedikit berharap akan balutan politik atau sesuatu yang lain, yang membuat saya sangat pingin membaca novel satu ini...

Proses membaca pun dimulai. Cerita dimulai dengan Warto Kemplung yang haus perhatian dengan menceritakan kisah tentang tragedi di Rumbuk Randu, tragedi yang melibatkan Mat Dawuk, tokoh utama kisah ini. Mat Dawuk digambarkan sebagai sosok buruk rupa yang haus darah, temperamental, dan berdarah dingin. Tak dijelaskan bagaimana ia bisa memperoleh ilmu bela diri, tapi buta huruf. Diceritakan Mat Dawuk memiliki kakek yang tinggi ilmunya yang menghilang di hutan dan tiba-tiba muncul ketika sang cucu terlibat masalah hukum.

Sabtu, 29 September 2018

Asih by Risa Saraswati


Ebook, 194 pages
Published by Bukune, September 2017
Rating 3/5

Dibandingkan Danur, kisah Kasih alias Asih ini ngga ada serem seremnya...

Ketika membaca Danur, saya ingat ada satu sosok hantu yang hobi nangkring di pohon. Hantu lokal rasa kuntilanak. Berbeda dengan sosok hantu kecil lainnya yang berbau londo, Asih ini sangat lokal, begitupun cara matinya.

Si penulis mendapat protes dari para hantu temannya ketika ia memutuskan untuk menulis tentang Asih, hantu perempuan yang dinilai jahat. Sebenarnya mungkin lebih tepat usil ya. Hmmm... Kalo ngga mengalamin sendiri, mungkin bisa dibilang usil. Tapi bagi mereka yang mengalaminya sendiri, mungkin rasanya pengen membunuh Asih yang sudah mati ini. :D

Bermula dari sosok gadis remaja biasa, yang riang, polos, rajin ibadah, Asih kecil lahir di sebuah desa Sukaraja. Di desa itu, kehidupan keluarganya sangat pas-pasan atau bahkan cenderung kekurangan. Demi mendapatkan penghasilanitulah Asih memutuskan meninggalkan desanya, selain karena pengalaman pribadinya yang kurang enak dengan warga desa sekitarnya.

Rabu, 26 September 2018

Savanna & Samudra by Ken Terate


Read in Gramedia Digital ebook, 352 pages
Published  Agustus 18, 2018 by Gramedia Pustaka Utama
Rating 3,5/5

Apa sih yang kau harap dari pasanganmu kelak? Mapan, bertanggung jawab, berpikiran luas, berpendidikan, atau tampan? Apakah mungkin seseorang dilahirkan dengan semua kualitas itu?

Savanna terpuruk sejak kematian ayahnya. Ayahnya yang mapan, dan selalu tahu apa yang harus dilakukan tiba-tiba meninggalkannya. Meninggalkan ibu, dirinya dan adiknya. Savanna dan keluarga tidak akan mendapat masalah besar jika saja mereka sudah dipersiapkan akan kemungkinan tak terduga seperti ini. Setidak Sebagai waitress disananya persiapan finansial.

Savanna terpaksa cuti kuliah, ibunya limbung dan adiknya depresi. Apalagi bencana yang akan dihadapi Savanna ke depannya? Ohya, putus dari pacar sempurnanya!

Berbekal ijazah SMA, Savanna melamar pekerjaan di sana sini, dan akhirnya diterima di sebuah kedai susu bernama Inisusu (ih, kenapa namanya gitu banget ya? :D). Di kedai ini, Sava berkenalan dengan para staff-mya. Mereka adalah Koh Abeng, sebagai chef kedai, Alun, waiter tangguh tak tergantikan di kedai, dan Miss Lani, kasir merangkap empunya kedai. Meski berbeda karakter, mereka memiliki satu kesamaan, yaitu bekerja demi uang!

Senin, 24 September 2018

Innocent Blue by Yukishiro Marie & Ogawa Azumi (iluustrator)


Judul asli :  イノセントブル
Read scanlation only, 289 pages
Published 2008 by 幻冬舎コミックス 
Rating: 2/5
 
What did I just read? :D

Curiosity really kills the cat! Cocok buat saya yang selalu kepo dengan genre yaoi *tutup muka* . Sebenarnya ini bukan yang pertama buat saya baca genre yaoi, tapi tetap saja melihat scene cowok-cowok berciuman, hingga adegan hooh itu bikin jantung saya yaduh yaduh... Dan, manga satu ini cukup banyak mengumbar adegan steaming hot sampe kemebul hahahaha...

Kana chan, pemuda yang terlahir dengan jantung lemah, selama hidupnya selalu dijaga dengan ketat oleh sepupunya, cowok, cakep president committe di sekolahnya pula. Alasan jantung lemah bukan satu-satunya alasan kenapa Shuu-chan selalu menjaga Kana chan. Cinta terpendam? Ehhh...ternyata bukan lo.... Padahal saya sudah berharap bakal melihat mereka adegan gituan wakakakaka...

Jadi siapa kah cowok satunya?

Selasa, 21 Agustus 2018

Lambe Akrobat, Kisah Geng Koplo & keluarga Hansip by Agus Mulyadi


Paperback 128 pages
Published by Buku Mojok Juni 2018
Rating 3/5

Sejak saya lihat buku ini wara wiri di timeline Twitter, saya sudah naksir. Tapi apa daya, buku2 mojok tuh mihil. Jadi ketika seorang teman saya memiliki buku ini, meski beda kota, saya pikir saya minjem. Dan ternyata ngga buku lama. Buku ini sudah sampai di tangan saya. Horeeee...

Di judul pertama, saya sudah pernah membaca guyon itu di Twitter penulis. Saya jadi mikir, apakah buku ini hanya kumpulan tweet lucu nya di Twitter. Tapi saya berdoa semoga ngga. Ternyata di lembar setelah judul pertama, perut saya sudah kaku gara gara dagelan penulis yang khas seperti di Twitter. Terus terang, klo saya butuh ketawa, saya sering dengan sengaja mencari tweet GusMul yang selalu sukses bikin ngakak lengkap dengan reply nya yang ngga kalah sinting.

Sirkus Pohon by Andrea Hirata



Paperback 424 pages
Published by Bentang Pustaka, Agustus 2017
Rating 3,5/5

Saya cukup heran dengan kecepatan saya membaca buku ini. Biasanya buku dengan tebal lebih dari 400 halaman, baru bisa saya selesaikan dalam waktu seminggu, mengingat gangguan yang daang dari kanan kiri atas bawah :D. Alasan lain kenapa saya bisa menyelesaikan dalam waktu hampir sekali duduk, karena bab yang pendek-pendek dan cerita di tiap bab yang, seperti biasa, khas dari abang satu ini, selalu penuh dengan diksi bunga-bunga. Saking berbunga-bunganya, kadang saya geleng-geleng kepala. Bayangkan, hanya untuk menggambarkan satu sore yang suram saja, penulis bisa menghabiskan dua lembar dalam satu bab. Hebat benar. Untuk mengarang bebas dengan jumlah kata yang ditentukan, si penulis pasti dengan gampang memenuhinya wkwkwkwk...
Baiklah, sekarang saya komentar sedikit tentang ceritanya.

Sobri, alias Hobri, terlahir dari keluarga Melayu. Nasibnya sangat malang dengan putusnya ia sekolah gara-gara seseorang yang ia anggap sebagai teman, Taripol, yang ternyata seorang anggota Geng Geranat! Karena pendidikan minim itulah, Sobri mempunyai ketakutan atau trauma terhadap pengumuman lowongan pekerjaan dengan kalimat SMA atau sederajat ngoahahahaha.... Meski kasihan, tak ayal saya juga geli membaca bagian ini.